Janko Tipsarevic Dukung Daniil Medvedev Bertengger Di Posisi Puncak

Penulis: Dian Megane
Selasa 29 Des 2020, 17:04 WIB
Daniil Medvedev berpotensi jadi petenis peringkat 1 dunia

Daniil Medvedev ketika berlaga di ATP Finals 2020

Berita Tenis: Daniil Medvedev memiliki hal yang membuatnya bisa memenangkan gelar Grand Slam maupun bertengger di peringkat 1 dunia, klaim Janko Tipsarevic.

Runner up US Open musim 2019, Medvedev menutup musim 2020 dengan mengantongi 10 kemenangan beruntun setelah ia berhasil mengklaim gelar Paris Masters dan ATP Finals. Lebih jauh lagi, tujuh kemenangan di antaranya merupakan kemenangan atas petenis peringkat 10 besar.

Total, semifinalis US Open musim 2020 mengantongi 28 kemenangan dari 38 pertandingan yang ia lakoni dan menerima hadiah uang mencapai 3,8 juta dolar AS.

Kepada Spot Klub, mantan petenis peringkat 8 dunia, Tipsarevic memuji performa petenis yang mengalahkan Dominic Thiem di final ATP Finals dan memberinya tips demi meraih kesuksesan lebih di masa yang akan datang. Tetapi, petenis berkebangsaan Serbia tidak yakin apakah ia bisa mendominasi dunia tenis dengan melihat performanya di clay-court. Sampai saat ini, petenis berkebangsaan Rusia belum mengantongi satu kemenangan pun di French Open.

“Medvedev adalah petenis yang mengagumkan. Tidak perlu dipertanyakan apakah ia akan memenangkan Grand Slam, karena ia akan. Tidak perlu ditanyakan apakah ia akan menjadi petenis peringkat 1 dunia, ia akan mendudukinya suatu hari nanti. Tetapi dari sisi mendominasi…,” ungkap Tipsarevic.

“Di era ini, seorang petenis harus tampil apik di semua lapangan untuk mendominasi, tetapi saat ini, saya belum melihat bahwa ia bisa mencatatkan hasil yang baik di clay-court dengan gaya permainannya.”

Bukan untuk kali pertama pertanyaan tentang kemampuan petenis peringkat 4 dunia di atas clay-court. Sejauh ini dalam kariernya, ia telah memenangkan 10 dari 28 pertandingan yang ia lakoni di clay-court. Bahkan di French Open musim 2020, ia juga langsung tersingkir dari babak pertama.

Petenis berkebangsaan Rusia bukan satu-satunya petenis yang menarik perhatian Tipsarevic. Stefanos Tsitsipas merupakan salah satu di antara banyak petenis muda yang paling menjanjikan. Tsitsipas merupakan semifinalis Grand Slam dalam dua kesempatan dan juara ATP Finals musim 2019.

“Jika kita membicarakan tentang ambisi akan kesuksesan, saya akan memilih Tsitsipas dan Rublev. Petenis dengan potensi dan bakat terbaik, saya akan memilih Tsitsipas dan Shapovalov, tetapi Shapovalov belum mencapai level di mana ia bisa bermain dengan permainan terbaik,” tutur Tipsarevic.

Sementara itu, petenis muda italia, Jannik Sinner telah dibandingkan dengan Rublev yang musim 2020 kalah dari Medvedev di perempatfinal US Open. Sinner merupakan petenis termuda yang memenangkan turnamen ATP dalam 12 musim terakhir ketika memenangkan Sofia Open pada November lalu. Sebelum menuju Sofia, ia melaju ke perempatfinal French Open (kalah dari Rafael Nadal) pada debutnya di Grand Slam tersebut, pencapaian yang belum terpatahkan sejak Nadal melakukannya pada musim 2005.

“Ia (Sinner) pastinya berpotensi untuk berada di peringkat 5 besar. Ia mengingatkan saya akan Rublev terkait etos kerja. Mereka memukul ‘jutaan bola’ dalam sesi latihan. Ia saat ini masih bermain sedikit satu dimensi, tetapi pastinya ia akan berkembang,” tukas Tipsarevic.

Artikel Tag: Tenis, ATP Finals, US Open, Daniil Medvedev, Stefanos Tsitsipas, Janko Tipsarevic

601  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini