Elena Rybakina Yakin Bisa Bermain Apik Di Semua Lapangan

Elena Rybakina di Australian Open 2023
Berita Tenis: Rafael Nadal seringkali menyatakan bahwa keraguan terhadap diri sendiri adalah faktor kunci dari kesuksesannya. Bagi Elena Rybakina, keraguan tersebut tetap ada bahkan setelah ia mewujudkan salah satu mimpinya.
Petenis berkebangsaan Spanyol, Nadal menyatakan, “Jika anda tidak memiliki keraguan, itu mungkin artinya anda menjadi arogan. Keraguan adalah hal yang positiff, karena keraguan membuat anda berpikir, membuat anda merasa hidup.”
Bagi petenis berkebangsaan Kazakhstan, keraguan bahkan tetap ada setelah ia mewujudkan salah satu mimpinya dan menjadi juara Wimbledon musim 2022 (mengalahkan Ons Jabeur).
“Tentu, Wimbledon adalah hasil yang luar biasa, tetapi anda memiliki keraguan ini, seperti mungkin kemenangan itu hanya keberuntungan atau itu benar-benar undian pertandingan yang baik atau semacamnya. Jadi, anda memiliki pemikiran seperti itu,” ungkap Rybakina.
Perjalanan menuju final Australian Open bulan lalu, termasuk mengklaim kemenangan atas petenis peringkat 1 dunia, Iga Swiatek, membantu dirinya membungkam sebagian dari dirinya yang mempertanyakan itu semua.
“Itu hasil yang luar biasa. Hal itu memberi anda lebih banyak kepercayaan diri untuk bermain di turnamen lain,” tambah Rybakina yang kalah dari Aryna Sabalenka di final Australian Open musim 2023.
Kemenangan Grand Slam pertama petenis berkebangsaan Kazakhstan muncul dalam situasi yang unik setelah pihak ATP maupun WTA menghapus poin peringkat dari Wimbledon musim 2022 setelah pihak penyelenggara Grand Slam tersebut melarang petenis berkebangsaan Rusia dan Belarusia berpartisipasi. Oleh karena itu, ia memenangkan gelar tersebut tanpa 2.000 poin yang biasanya diberikan kepada juara. Itu artinya, ia tidak mengalami kenaikan peringkat yang drastis setelah menjadi juara Grand Slam.
“Saya pikir, ketika anda tidak bermain seperti yang anda inginkan, anda tidak mendapatkan hasil yang mungkin anda harapkan, keraguan pun menyelimuti,” lanjut Rybakina.
“Penjadwalan benar-benar berat bagi saya, karena saya tidak mendapatkan poin dari Wimbledon, jadi, saya mengejar WTA Finals dan saya berusaha melakoni banyak turnamen. Tentu setelah Grand Slam di London banyak hal terjadi dan sama sekali tidak mudah. Persiapan saya untuk musim hard-court pun terpotong. Pada akhirnya, itu adalah pengalaman, setiap pekan kami bermain, itu adalah hal baru yang anda pelajari tentang diri anda sendiri.”
Dengan servis keras dan permainan penuh kekuatan, ia memiliki potensi untuk mendominasi semua lapangan jika ia tetap sehat. Ia yakin ia masih memiliki ruang untuk mengembangkan permainan agresifnya dan ingin melatih permainannya di area net, tetapi ia merasa percaya diri ia bisa menerjemahkan kesuksesan di Grand Slam lain.
“Saya merasa cukup baik di semua permukaan lapangan dan bagi saya, sebenarnya menyenangkan ketika transisi lapangan, itu keindahan olahraga ini, beradaptasi di sepanjang waktu,” tutur Rybakina.
“Saya merasa percaya diri di grass-court, yang sebenarnya tidak pernah saya pikirkan bahwa saya akan sebaik itu. Karena sebagai petenis junior, saya mungkin bermain di atasnya satu atau dua kali dan tidak begitu sukses, sehingga ketika saya mulai bekerja sama dengan pelatih saya, saya mengatakan saya tidak benar-benar menyukai grass-court, saya tidak tahu bagaimana bermain di atasnya. Tetapi pada akhirnya, itu kini menjadi pencapaian terbesar saya sampai saat ini. Gelar turnamen WTA pertama saya menangkan di clay-court, jadi, saya pikir saya bisa bermain di semua permukaan lapangan.”
Artikel Tag: Tenis, wimbledon, australian open, Elena Rybakina
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/elena-rybakina-yakin-bisa-bermain-apik-di-semua-lapangan
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini