Dominic Thiem Ungkap Salah Satu Pengorbanan Besar Untuk Jadi Petenis

Penulis: Dian Megane
Sabtu 18 Apr 2026, 20:50 WIB - 76 views
Dominic Thiem Kuak Salah Satu Pengorbanan Besar Untuk Jadi Petenis Profesional

Dominic Thiem di US Open musim 2020 [image: USTA]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Mantan petenis berkebangsaan Austria, Dominic Thiem merupakan salah satu petenis paling sukses di dunia tenis era modern.

Di sepanjang kariernya, ia berkesempatan untuk berkompetisi melawan para petenis hebat, seperti “Tiga Besar” dan juga beberapa nama besar lainnya. Ia memenangkan 17 gelar turnamen ATP dan mencapai peringkat tertinggi, peringkat 3 dunia.

Dalam perjalanan menuju puncak, ia harus mengatasi banyak rintangan yang belum pernah ia ceritakan sebelumnya. Tetapi dalam sebuah wawancara dengan media, ia akhirnya memutuskan untuk berbicara tentang pengorbanan yang dilakukan keluarganya agar ia dapat membangun karier yang sukses.

Para penggemar tenis mengenang dengan penuh nostalgia final mantan petenis peringkat 3 dunia di French Open musim 2018 dan 2019 serta final US Open musim 2020, di mana ia memenangkan gelar Grand Slam pertama sekaligus satu-satunya dalam kariernya.

Di final US Open musim 2020, mantan petenis berkebangsaan Austria menundukkan petenis berkebangsaan Jerman, Alexander Zverev dengan lima set.

Ia menjelaskan bahwa keluarganya berasal dari keluarga dengan situasi keuangan yang normal, tetapi neneknya harus berkorban dengan menjual apartemen di pusat kota Wina. Ia pun menerima dukungan finansial selama beberapa musim untuk perjalanan dan pelatihan, tetapi ia tahu bahwa semua itu datang dengan tekanan dan tanggung jawab yang besar.

Membangun karier dengan cara tersebut selalu menyulitkan. Ia merasakan tanggung jawab yang besar terhadap keluarganya.

“Kami memiliki latar belakang keuangan yang sepenuhnya normal,” ungkap Thiem. “Nenek saya memiliki apartemen di daerah yang sangat bagus di Wina, kemudian ia menjualnya untuk membiayai karier saya. Itu memberi kami mungkin tiga musim lagi untuk bepergian dan pendidikan.”

“Tentu saja saya menyadarinya. Mereka tidak pernah menekan saya tentang hal itu, tetapi setiap anak sangat cerdas dan dapat merasakan situasinya. Ada banyak pembicaraan saat makan malam tentang betapa buruknya situasi keuangan, bahwa tidak akan ada liburan musim panas, tidak ada liburan ski. Itulah pengorbanan yang dilakukan.”

Mantan petenis peringkat 3 dunia mengejutkan dunia tenis ketika ia akhirnya memutuskan untuk gantung raket pada April 2024 akibat cedera pergelangan tangan yang menghantuinya selama bermusim-musim menuju akhir kariernya.

Di antara alasan di balik keputusan yang, seperti yang ia katakan, telah dipertimbangkan dengan matang, ia menyebutkan kondisi pergelangan tangannya, tetapi juga rasa ketidakberdayaan dan depresi mendalam yang telah menghantuinya sejak lama.

Thiem mengatakan ia “bersyukur atas pengalaman luar biasa yang telah saya alami, melalui suka dan duka, dan bersemangat untuk apa yang akan datang.”

Di sepanjang kariernya, ia memenangkan 17 turnamen, termasuk US Open musim 2020. Selain dua final di French Open dan satu di Australian Open, ia juga melakoni dua final turnamen akhir musim, ATP Finals di London, sebuah kompetisi yang mempertemukan delapan pemain terbaik setiap musimnya.

Kalangan tenis masih mengenang Thiem, percaya bahwa ia bisa saja melangkah lebih jauh dalam kariernya. Tetapi, ia bisa merasa puas dengan semua yang telah ia raih, karena keputusannya mungkin sudah tepat. Kini ia menikmati masa pensiun yang telah ia jalani dengan baik dan ia masih mengikuti perkembangan tenis dengan saksama.

Artikel Tag: dominic thiem, french open, us open

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/dominic-thiem-ungkap-salah-satu-pengorbanan-besar-untuk-jadi-petenis
76
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini