Diana Shnaider Akui Merasa Lelah Selama Kekalahan Di Semifinal French Open

Penulis: Dian Megane
Minggu 21 Jun 2026, 21:11 WIB - 115 views
Diana Shnaider Mengaku Merasa Lelah Selama Kekalahan Di Semifinal French Open

Diana Shnaider [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis berusia 22 tahun, Diana Shnaider mengaku bahwa ia menangis setelah kalah dari Maja Chwalinska di semifinal French Open, Roland Garros, Paris musim 2026.

Petenis peringkat 16 dunia juga merasa hancur setelah melewatkan kesempatan emas untuk melenggang ke final Grand Slam pertama dalam kariernya.

Dua pekan lalu, petenis yang telah mengantongi lima gelar meyelesaikan salah satu kebangkitan yang mungkin paling mengagumkan di Grand Slam nomor tunggal putri setelah ia menyambar sepuluh game secara beruntun dari kedudukan 3-6, 3-5 melawan petenis peringkat 1 dunia, Aryna Sabalenka sebelum akhirnya memenangkan pertandingan tersebut dengan 3-6, 7-5, 6-0.

Menantikan petenis berusia 22 tahun di semifinal Grand Slam pertama dalam kariernya adalah petenis berkebangsaan Polandia, Chwalinska yang memasuki French Open musim ini sebagai qualifier yang menghuni peringkat 114 dunia.

Meskipun Chwalinska tengah berada di puncak performa terbaiknya, di atas kertas pertandingan tersebut tetap menguntungkan bagi petenis peringkat 16 dunia. Sayangnya, ia gagal menunjukkan permainan terbaik dan kalah dari petenis berkebangsaan Polandia dengan dua set langsung.

Sementara itu, ia membutuhkan waktu 2 jam 14 menit untuk menundukkan Sabalenka dengan tiga set. Di sisi lain, Chwalinska mengalahkan Anna Kalinskaya di perempatfinal dengan dua set langsung.

“Sangat berbeda. Saya lelah secara fisik dari babak-babak sebelumnya dan memiliki waktu pemulihan yang lebih sedikit. Lawan saya memiliki gaya yang sama sekali berbeda, dengan lebih banyak pukulan slice, drop shot, dan variasi. Itu penyesuaian yang menyulitkan,” ungkap Shnaider.

Meskipun itu merupakan pencapaian Grand Slam yang luar biasa bagi mantan petenis peringkat 11 dunia, tetap saja sangat sulit baginya untuk menerima kenyataan bahwa ia tidak bisa melangkah lebih jauh dan mencapai final Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open.

"Saya kecewa dan menangis setelahnya karena saya melewatkan kesempatan untuk mencapai final Grand Slam. Tetapi setelah berbicara dengan (pelatih) Sascha Bajin, saya merasa bangga karena saya telah memberikan segalanya di lapangan dan mencoba setiap solusi yang bisa saya pikirkan," aku Shnaider.

Sementara itu, di pertandingan pertamanya sejak French Open, Shnaider kalah dari petenis berkebangsaan Ceko, Nikola Bartunkova di Berlin Open.

Artikel Tag: french open, aryna sabalenka, diana shnaider, maja chwalinska

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/diana-shnaider-akui-merasa-lelah-selama-kekalahan-di-semifinal-french-open
115
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini