David Ferrer Incar Gelar Kelima Di Auckland

Penulis: Dian Megane
Rabu 09 Jan 2019, 08:18 WIB
David Ferrer Incar Gelar Kelima Di Auckland

David Ferrer lolos ke babak kedua di Auckland

Petenis veteran Spanyol, David Ferrer berencana untuk mengakhiri kariernya dengan cara yang sama seperti ia berkompetisi dalam 20 musim terakhir, yakni dengan berjuang keras.

Demi mewujudkan hal tersebut, Ferrer mengandaskan petenis berkebangsaan Belanda, Robin Haase dengan hasil cukup telak 6-2, 6-1 yang mengantarkannya ke babak kedua ASB Classic di Auckland. Juara empat kali di Auckland (2007, 2011 – 2013), Ferrer melesatkan 16 winner dan mematahkan Haase sebanyak enam kali demi mencatatkan 32-9 di Auckland.

“Saya benar-benar senang bahwa saya berpeluang untuk bermain lagi di lapangan ini, di Auckland. Terima kasih banyak atas semua dukungan anda semua. Rasanya sangat emosional bagi saya untuk berada di sini. Tujuan saya untuk mengakhirinya sebaik mungkin. Saya sangat senang dengan permainan saya. Saya berusaha untuk menikmati setiap waktu yang saya habiskan di lapangan,” papar Ferrer.

Petenis berusia 36 tahun, Ferrer berencana untuk pensiun dari dunia tenis di Madrid Open pada Mei mendatang. Tetapi ia mungkin akan membawa pulang satu atau dua gelar sebelum mengakhiri karier yang ia mulai pada musim 2000.

Ferrer terlihat segar bertanding melawan Haase dengan menyerangnya di area net dan membuat Haase berada di belakang area baseline. Haase yang unggul pada head to head melawan Ferrer dengan 2-0, pun merasa frustasi di sepanjang pertandingan.

Atas usahanya, Ferrer akan menantang rekan senegaranya, Pablo Carreno Busta demi memperebutkan satu tempat di perempatfinal.

Sementara petenis Selandia Baru, Rubin Statham memanfaatkan wildcard yang diterimanya untuk mengandaskan petenis unggulan keenam, Hyeon Chung dengan 7-5, 6-3. Statham pun diganjar laga melawan Jan Lennard Struff demi satu tempat di perempatfinal.

Di aksi lain, petenis unggulan kesembilan, Steve Johnson mengalami nasib yang sama dengan Chung. Ia harus kandas dari petenis berkebangsaan Argentina, Leonardo Mayer dengan 7-5, 6-3. Mayer yang mengkonversi empat dari 11 break point yang dihadapinya, akan berhadapan dengan Matteo Berrettini.

Artikel Tag: Tenis, ASB Classic, David Ferrer, Robin Haase

612