Bungkam Denis Shapovalov, Lloyd Harris Torehkan Sejarah Di Dubai

Penulis: Dian Megane
Sabtu 20 Mar 2021, 07:29 WIB
Lloyd Harris melaju ke final di Dubai musim 2021

Lloyd Harris semakin dekat dengan gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya di Dubai musim 2021

Berita Tenis: Lloyd Harris menjadi qualifier pertama yang melaju ke final Dubai Tennis Championships setelah ia membungkam petenis unggulan ketiga, Denis Shapovalov dengan 6-7, 6-4, 7-6.

Tertinggal 2-4 di set kedua, petenis berkebangsaan Afrika Selatan mengamankan tiga dari empat break point yang ia hadapi demi melaju ke final turnamen ATP level 500 untuk kali pertama dalam kariernya.

Dengan kemenangan atas petenis unggulan ketiga, petenis peringkat 81 dunia telah mengantongi tujuh kemenangan demi menorehkan sejarah di Dubai Tennis Championships. Dalam perjalanan menuju ke final, ia memenangkan dua pertandingan terbesar dalam kariernya sampai saat ini, yakni petenis peringkat 4 dunia, Dominic Thiem dan petenis peringkat 12 dunia, Shapovalov.

“Saya tidak memiliki banyak kata saat ini. Saya sangat senang dengan kemenangan ini,” seru Harris.

“Tertinggal satu set dan 2-4 sedikit menyulitkan bagi saya, baik secara mental mau pun seara fisik. Tetapi saya menemukan permainan terbaik saya dari titik itu. Saya hanya sangat merasa senang dengan hasil saat ini.”

“Untuk ini saya berlatih. Untuk ini saya telah mengerahkan segalanya. Saya telah menantikan beberapa hasil seperti ini. Bisa mendapatkannya dalam satu pekan, sungguh perasaan yang fantastik. Saya masih memiliki satu pertandingan untuk dilakoni.”

Petenis berkebangsaan Kanada, Shapovalov tampak sudah begitu dekat dengan kemenangan ketika ia mematahkan petenis peringkat 81 dunia pada kedudukan 2-2 di set kedua dan mempertahankan catatan sempurna dari service gamenya di sepanjang pekan (37/37) demi mencapai kedudukan 4-2. Tetapi ia melakukan serangkaian unforced error sehingga kehilangan service gamenya secara beruntun dan memberikan peluang bagi petenis berkebangsaan Afrika Selatan untuk bangkit.

Di babak tiebreak set penentu, Harris melakukan servis dengan baik meski di bawah tekanan. Sementara Shapovalov menggunakan forehandnya untuk mendikte rally-rally, tetapi petenis berkebangsaan Afrika Selatan mendapatkan satu tempat di final ketika petenis unggulan ketiga tidak bisa mengantisipasi pengembalian backhand yang akhirnya menyentuh garis.

Pekan ini, Shapovalov mengincar untuk melaju ke final turnamen ATP level 500 pertama dalam kariernya dan meniru pencapaian pelatihnya, Mikhail Youzhny yang telah dua kali menjadi finalis di Dubai Tennis Championships. Ia bahkan tidak kehilangan satu set pun dalam perjalanan menuju semifinal sebelum Harris memupuskan harapannya.

Artikel Tag: Tenis, dubai tennis championships, Lloyd Harris, Denis Shapovalov

7230  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini