Australian Open 2026: Jannik Sinner Selamat Dari Kram, Panas, Dan Lawan

Penulis: Dian Megane
Sabtu 24 Jan 2026, 17:49 WIB - 383 views
Australian Open 2025: Kram, Panas, Dan Lawan Tak Kuasa Hentikan Laju Jannik Sinner

Jannik Sinner [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Jannik Sinner menghadapi ujian besar dalam usaha mempertahankan gelar Australian Open, tetapi ia menemukan cara untuk bertahan, baik dari kram, panas, dan lawan.

Berlaga di Rod Laver Arena, Melbourne, petenis unggulan kedua bangkit setelah kecolongan set pertama demi menumbangkan petenis AS, Eliot Spizzirri dengan 4-6, 6-3, 6-4, 6-4 di babak ketiga Australian Open 2026.

“Merasa sangat gembira untuk hari ini. Yang pasti pertandingan selanjutnya, kita lihat apa yang akan menghadang,” ungkap Sinner yang akan menghadapi rekan senegaranya, Luciano Darderi di babak keempat Australian Open 2026 dan mereka akan bertemu untuk kali pertama.

“Kami hanya pernah berlatih bersama sebanyak satu kali, jadi, tidak banyak. Tetapi sangat senang untuk mendapati setidaknya petenis berkebangsaan Italia di perempatfinal Grand Slam lagi. Itu luar biasa.”

Ketika kedudukan pertandingan imbang dengan satu set sama, Spizzirri mematahkan petenis unggulan kedua demi membangun keunggulan 3-1 di set ketiga, sementara petenis unggulan kedua tampak jelas kesulitan dengan masalah kram, hampir tidak mampu mendorong diri untuk melakukan servis atau bergerak. Tetapi Australian Open Heat Stress Scale mencapai angka 5, yang menyebabkan penghentian pertandingan agar petugas dapat menutup atap stadion.

Setelah kurang dari 10 menit penundaan, pertandingan dilanjutkan, tetapi penundaan singkat tersebut terbukti kritikal. Ketika pertandingan dilanjutkan, juara bertahan bangkit dan mampu meraih kemenangan setelah 3 jam 45 menit.

“Hari ini panas. Mulai sedikit kram di set ketiga, yang kemudian perlahan hilang setelah beberapa waktu. Saya sekarang lebih mengenal tubuh saya dengan sedikit pengalaman juga, berusaha mengatasi situasi tertentu dengan lebih baik,” jelas Sinner.

“Saya beruntung hari ini. Saat mereka menutup atap, hal itu membutuhkan sedikit waktu. Saya pun mencoba sedikit rileks. Itu membantu. Juga sedikit mengubah cara bermain di poin-poin tertentu. Itu membantu saya hari ini, pastinya.”

Berbeda dengan petenis berkebangsaan Italia, petenis AS, Spizzirri pekan ini melakoni babak ketiga Grad Slam untuk kali pertama dalam kariernya dan sebelumnya tidak pernah bermain di Australian Open. Pertandingan tersebut juga menjadi pertandingan pertamanya melawan petenis peringkat 10 besar.

Namun, petenis berusia 24 tahun, Spizzirri tidak memperlihatkan ketegangan dan bermain tanpa gentar. Meski demikian, pada akhirnya ia tidak mampu mengimbangi mantan petenis peringkat 1 dunia yang meskipun melakukan 51 unforced error, ia melesatkan 56 winner dengan yang terbaik seringkali terjadi di momen-momen paling krusial.

Selain itu, Spizzirri hanya mengonversi enam dari 16 peluang break point yang ia ciptakan, sedangkan sinner mampu mengonversi delapan dari 11 peluang break point yang ia ciptakan.

Di babak ketiga, Darderi mengalahkan semifinalis Australian Open musim 2023, Karen Khachanov dengan 7-6, 3-6, 6-3, 6-4. Ia belum pernah melampaui babak kedua Grand Slam sebelum US Open musim lalu, tetapi ia maju ke babak ketiga di New York musim lalu dan kini lolos ke babak keempat di Melbourne.

Artikel Tag: Australian Open 2026, Jannik Sinner

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/australian-open-2026-jannik-sinner-selamat-dari-kram-panas-dan-lawan
383
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini