Aryna Sabalenka Bangkit Dari Ambang Kekalahan Di Berlin

Aryna Sabalenka [image: getty images]
Berita Tenis: Aryna Sabalenka harus mengerahkan kemampuan terbaik dengan Nikola Bartunkova menyudutkannya sampai ambang kekalahan ketika mereka bertemu di Berlin Open musim 2026.
Pantang menyerah, petenis unggulan pertama bangkit dari kedudukan 2-6, 0-4 dan menumbangkan petenis berusia 20 tahun, Bartunkova dengan 2-6, 7-6, 6-4 di perempatfinal Berlin Open yang berlangsung selama 2 jam 23 menit, kemenangan yang mengantarkannya menuju semifinal di Berlin untuk kali kedua secara beruntun.
Kemenangan tersebut menandai kemenangan ketiga petenis peringkat 1 dunia pada musim ini setelah kecolongan set pertama, dengan mengalahkan Elena Rybakina di Indian Wells dan Naomi Osaka di Madrid.
Dari awal pertandingan, petenis peringkat 1 dunia kesulitan untuk menemukan jawaban atas variasi ciri khas petenis berkebangsaan Ceko, Bartunkova. Di belakang slice yang memukau dan dropshot yang diukur dengan tepat waktu, petenis berusia 20 tahun mengendalikan pertandingan sampai pertengahan set kedua.
Namun tertinggal 2-6, 0-4 dan memandang kekalahan pahit, sesuatu menampar juara Miami Open musim 2026. Perubahan dalam teknik – dan mungkin sedikit keberuntungan – membantunya membalikkan keadaan.
“Saya pikir ketika saya melakukan beberapa pendekatan menuju area net dengan servis saya di game 0-4, hal itu memberi saya sedikit kepercayaan diri yang mungkin bisa saya tunjukkan kepadanya bahwa saya masih memiliki sesuatu yang tersisa,” jelas Sabalenka.
“Saya tidak tahu, saya hanya berusaha untuk bertahan di pertandingan. Saya berusaha menemukan ritme permainan dan saya sejujurnya berpikir bahwa itu hanya pertandingan keberuntungan. Saya dengan ajaib mampu bangkit di set kedua, lalu, tentunya saya mendapatkan beberapa kepercayaan diri bahwa saya bisa memenangkannya.”
Juara Indian Wells Open musim 2026 lalu memenangkan delapan dari sepuluh game selanjutnya. Dalam rentang tersebut, ia mengamankan satu peluang break point yang bisa memberi Bartunkova keunggulan 5-2 di set kedua sebelum petenis unggulan pertama memaksakan set penentu dengan memenangkan enam poin terakhir di babak tiebreak set tersebut.
Momentum tersebut berlanjut di set ketiga setelah petenis unggulan pertama membangun keunggulan 2-0 sebelum akhirnya membukukan satu tempat di semifinal Berlin Open.
“Ia memainkan permainan yang fantastik, tidak banyak yang bisa saya lakukan. Ia hanya menyerang bolanya, itu level yang tidak bisa dipercaya dan sejujurnya, saya merasa itu pertandingannya. Sungguh petenis yang luar biasa. Sungguh petenis yang sangat muda dan bintang masa depan, pastinya,” komentar Sabalenka tentang Bartunkova.
Lawan Sabalenka di semifinal Berlin Open adalah petenis unggulan ketiga, Jessica Pegula yang memenangkan pertemuan kelima melawan rekan senegaranya, Madison Keys dengan 7-6, 7-6. Sampai saat ini, petenis unggulan pertama mendominasi head to head mereka dengan 9-3, termasuk memenangkan pertemuan terakhir mereka di WTA Finals musim lalu.
Artikel Tag: madison keys, jessica pegula, aryna sabalenka, berlin open, nikola bartunkova
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/aryna-sabalenka-bangkit-dari-ambang-kekalahan-di-berlin

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini