Alexander Zverev Merasa Jadi Salah Satu Dari 128 Petenis Favorit Di US Open

Alexander Zverev [image: getty images]
Berita Tenis: Alexander Zverev tiba di US Open musim 2026 sebagai unggulan teratas untuk kali pertama dalam kariernya, tetapi ia tidak menganggap remeh situasi apa pun saat ia bersiap untuk kembali berjuang meraih gelar juara di Flushing Meadows, New York.
Petenis peringkat 2 dunia hanya mencatatkan dua kemenangan selama rangkaian turnamen hard-court di Amerika Utara, setelah ia tersingkir di babak pertama Canadian Open, Montreal dan babak keempat di Cincinnati Open. Meski demikian, ia yakin performanya mulai kembali ke level terbaik.
"Saya merasa sempat bermain dengan sangat baik setelah French Open, tetapi performa itu tidak terlihat dalam dua turnamen terakhir. Akan tetapi, saya benar-benar merasa permainan saya mulai kembali pulih dan terus membaik di setiap sesi latihan yang saya jalani. Saya berharap bisa kembali menampilkan permainan tenis terbaik saya di sini,” jelas Zverev.
Bagi petenis berkebangsaan Jerman, US Open musim ini memiliki makna yang berbeda. Setelah tiga kali menelan kekalahan menyakitkan di final Grand Slam, ia akhirnya berhasil melakukan terobosan di French Open musim ini dengan meraih gelar juara. Kini, setelah melewati pencapaian yang telah lama dinantikan, ia tidak lagi berjuang demi gelar Grand Slam pertamanya. Ia kini mengincar gelar berikutnya.
"Ada rasa puas tersendiri bagi saya karena akhirnya berhasil memenangkan satu gelar," ujar Zverev. "Namun, anda juga menyadari bahwa begitu anda memenangkan satu gelar, anda ingin memenangkan lebih banyak lagi. Anda ingin terus melangkah maju dan menampilkan permainan terbaik setiap kali anda berada di lapangan tenis."
Hasrat besar tersebut terlihat jelas segera setelah pencapaian pentingnya di French Open, ia menindaklanjuti keberhasilannya di Roland Garros, Paris dengan melaju ke final Wimbledon pertama dalam kariernya.
Kini, petenis berkebangsaan Jerman bertekad membawa momentum tersebut ke New York, tempat ia sebelumnya nyaris sekali mengangkat trofi juara. Pada musim 2020, ia sempat unggul dua set tanpa balas atas Dominic Thiem dan bahkan memegang servis untuk memenangkan pertandingan di set kelima, tetapi mantan petenis Austria berhasil bangkit dan membalikkan keadaan untuk meraih kemenangan.
"Saya masih merasa seharusnya saya menang pada musim 2020. Pandangan itu tidak berubah,” tukas Zverev.
Musim ini mungkin menjadi salah satu peluang terbaik baginya untuk menghapus kenangan pahit tersebut dan akhirnya merebut gelar juara US Open. Meski berstatus sebagai petenis unggulan teratas, ia tidak berencana mengubah pendekatannya akibat status tersebut.
"Menurut saya, menjadi petenis unggulan itu hal yang menyenangkan dan merupakan bukti nyata bahwa performa kita sedang bagus. Hal terpenting adalah nama siapa yang akhirnya keluar sebagai juara dan siapa yang masih bertahan di turnamen ini dalam dua pekan ke depan. Itulah tujuan utama bagi setiap pemain yang berpartisipasi,” tutur Zverev
"Saya merasa diri saya adalah salah satu dari 128 petenis yang menjadi favorit juara dalam turnamen ini."
Petenis berkebangsaan Jerman akan mengawali US Open musim ini dengan menghadapi petenis berkebangsaan Italia, Lorenzo Sonego.
Artikel Tag: french open, us open, alexander zverev, lorenzo sonego
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/alexander-zverev-merasa-jadi-salah-satu-dari-128-petenis-favorit-di-us-open























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini