Alexander Blockx Akui Maju Lebih Jauh Daripada Yang ia Bayangkan Di US Open

Alexander Blockx [image: getty images]
Berita Tenis: Penampilan perdana petenis berkebangsaan Belgia, Alexander Blockx di perempatfinal Grand Slam berakhir dengan nasib sial di US Open musim 2026.
Petenis berusia 21 tahun memutuskan untuk mundur akibat cedera saat laga melawan Karen Khachanov baru saja memasuki set ketiga.
"Kali ini tubuh saya benar-benar menyerah," aku Blockx. "Dua hari lalu [di babak keempat], kondisi fisik saya sudah sangat berat saat menghadapi Francisco Cerundolo. Saya hampir saja mundur saat itu dan kali ini kondisinya justru semakin memburuk."
"Saya masih sangat merasakan sakit pada tulang rusuk dan kaki saya. Lalu, di set kedua hari ini, saraf di punggung saya terjepit, yang membuat pergerakan saya jadi jauh lebih sulit. Sebelumnya saja saya sudah kesulitan bergerak dan hal itu memperparah keadaan. Saya hanya menunggu sampai akhir pertandingan, karena itu adalah langkah yang realistis. Saya tidak ingin mengambil risiko memperparah kondisi yang sudah ada."
Cedera tersebut secara tiba-tiba menghentikan kiprah gemilang petenis berusia 21 tahun yang tengah menjalani debutnya di babak utama US Open. Di New York, ia membuat kejutan dengan mengalahkan petenis peringkat 6 dunia sekaligus runner up French Open musim 2026, Flavio Cobolli di babak ketiga, sebelum kemudian menaklukkan petenis berkebangsaan Argentina, Cerundolo di babak keempat.
Berkat kemenangan tersebut, ia mencatatkan sejarah dengan menjadi petenis putra Belgia pertama yang berhasil menembus perempatfinal US Open. Ia mengakui bahwa ia tidak menyangka bisa melangkah sejauh ini.
"Saya jelas melangkah lebih jauh daripada yang saya perkirakan sebelum turnamen dimulai," lanjut Blockx. "Saya akhirnya memahami betapa beratnya tuntutan fisik di Grand Slam. Di turnamen-turnamen besar seperti ini, kita juga menyadari betapa hebatnya pencapaian para petenis papan atas yang mampu memenangkannya berkali-kali secara berturut-turut."
Petenis berkebangsaan Belgia memulai musim ini di peringkat 165 dunia dan mencapai semifinal Madrid pada bulan Mei, sebelum naik ke peringkat 27 dunia menyusul kiprahnya hingga perempatfinal US Open. Ia mengakhiri turnamen dengan membawa pelajaran berharga dari pengalaman pertamanya melaju lebih jauh di Grand Slam.
"Menurut saya, hal yang saya bawa pulang adalah — meskipun ini merupakan pengalaman yang sangat luar biasa dan pencapaian yang sangat bagus bagi saya — saya selalu ingin tampil lebih baik lagi," ungkap Blockx.
"Saya pastinya akan belajar dari pengalaman ini, meningkatkan kondisi fisik, dan mungkin mencari cara agar kami bisa lebih cepat menyadari situasi selama turnamen jika ada hal yang tidak berjalan semestinya. Tetapi bagi saya, standar saya tetap sama. Saya tidak merasa menjadi petenis yang berbeda sekarang. Saya selalu berusaha untuk berkembang dan saya berharap akan mendapatkan lebih banyak kesempatan seperti ini."
Artikel Tag: us open, karen khachanov
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/alexander-blockx-akui-maju-lebih-jauh-daripada-yang-ia-bayangkan-di-us-open
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini