Alejandro Davidovich Fokina Sabet Gelar Kedua Musim 2026 Di Chengdu

Alejandro Davidovich Fokina [image: Chengdu Open]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Spanyol, Alejandro Davidovich Fokina menuntaskan aksi bangkit yang mengesankan di partai puncak Chengdu Open musim 2026.
Petenis unggulan kedua pantang menyerah demi mengalahkan petenis unggulan kelima, Hubert Hurkacz dengan 6-4, 7-6 di final Chengdu Open, kemenangan yang mengantarkannya meraih gelar keduanya pada musim ini.
Petenis berusia 27 tahun sempat absen bertanding sejak turnamen di Umag pada bulan Juli akibat cedera punggung, tetapi ia kembali dengan gemilang di Chengdu Open, menambahkan satu lagi gelar turnamen ATP level 250 ke koleksinya setelah sebelumnya menang di Mallorca pada bulan Juni.
Dalam penyelesaian laga yang menegangkan, petenis berkebangsaan Spanyol memenangkan enam dari tujuh poin terakhir — setelah sempat tertinggal 3/6 di babak tiebreak — untuk memastikan kemenangan yang diraihnya dalam waktu 1 jam 46 menit.
Hasil tersebut menandai perubahan nasib yang luar biasa bagi petenis unggulan kedua, yang sebelumnya selalu kalah dalam lima final turnamen ATP pertamanya. Keberhasilannya meraih gelar di Mallorca terjadi setelah serangkaian kegagalan yang menyakitkan di ambang kemenangan, termasuk kekalahan dari petenis berkebangsaan Australia, Alex De Minaur di Washington musim lalu, di mana ia membuang tiga peluang match point dan harus mengakhiri laga dengan air mata.
"Setelah kemenangan di Mallorca, saya melepaskan semua energi negatif yang saya rasakan di partai final. Sekarang saya tahu cara mengatasi tekanan di momen-momen krusial. Situasinya memang agak menegangkan saat babak tiebreak, tetapi saya tahu kesempatan saya pasti akan datang,” tutur Davidovich Fokina.
Namun, menjelang final Chengdu Open, petenis berkebangsaan Spanyol berbicara secara terbuka tentang pentingnya menikmati momen, sebuah pola pikir yang tampaknya muncul berkat keberhasilannya di Mallorca. Saat menghadapi Hurkacz, ia membuktikan bahwa perubahan tersebut bukan sekadar ucapan belaka.
Petenis unggulan kedua langsung memberikan tekanan sejak awal, memaksa Hurkacz berjuang keras selama 12 menit untuk memenangkan game pembuka. Ia terus menguji servis lawannya yang berasal dari Polandia dan di game ketujuh, menampilkan pergerakan lapangan yang memukau saat berhasil mematahkan servis lawan untuk kali pertama.
Hurkacz, yang melakoni final pertamanya sejak turnamen di Jenewa musim lalu, merespons dengan intensitas lebih tinggi setelah kehilangan set pertama. Akan tetapi, Davidovich Fokina kembali menemukan cara untuk meredam tekanan dan melakukan serangan balik. Petenis berkebangsaan Spanyol yang tidak menghadapi satu pun peluang break point, berhasil menggagalkan empat peluang set point di babak tiebreak set kedua untuk memastikan kemenangannya.
Artikel Tag: chengdu open, hubert hurkacz, alejandro davidovich fokina
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/alejandro-davidovich-fokina-sabet-gelar-kedua-musim-2026-di-chengdu
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini