Sean Gelael Bidik Gelar Juara di Ajang LMP2 Musim Depan

Penulis: Senja Hanan
Kamis 11 Nov 2021, 22:44 WIB
Pebalap Indonesia, Sean Gelael. (Images: DOK Pribadi)

Pebalap Indonesia, Sean Gelael. (Images: DOK Pribadi)

Ligaolahraga.com -

Berita Olahraga: Sean Gelael memutskan untuk bertahan dalam balapan ketahanan kelas LMP2 World Endurance Championship (WEC) 2022. Keputusan itu diambil demi mewujudkan mimpinya menjadi juara di ajang itu.

"Rencananya seperti itu (LMP2), tapi untuk timnya apakah tetap bersama JOTA atau yang lain belum diputuskan," kata Sean Gelael di Kantor IMI Pusat kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis (11/11).

LMP2 merupakan salah satu dari empat kategori balapan di kejuaraan dunia balapan ketahanan (WEC) selain Hypercar, LMGTE-Pro, LMGTE-Am. Pada balapan ketahanan musim 2021, Sean yang melakoni debutnya di WEC tergabung dalam tim JOTA #28.

Pebalap Jagonya Ayam itu ditemani oleh asal Inggris, Tom Blomqvist, dan pembalap Belgia, Stoffel Vandoorne. Ketiga pembalap ini secara bergantian mengenjot kendaraannya.

Dari enam seri yang dijalani, Sean Gelael dan kawan-kawan finis di posisi dua sebanyak tiga kali yakni di 8H Portimao (Portugal), 24H of Le Mans (Prancis) dan 6H of Bahrain (Bahrain).

Di posisi tiga dua kali yakni di 6H of Spa-Francorchamps (Belgia) dan 8H of Bahrain (Bahrain) serta satu kali finis kelima di 6H of Monza (Italia). Berkat hasil tersebut, Sean dan tim JOTA #28 menyelesaikan balapan LMP2 WEC 2021 di posisi kedua klasemen akhir dengan perolehan 131 poin.

Posisi pertama alias juara dunia diduduki Tim WRT #31 dengan 151 poin dan posisi tiga ditempati Tim JOTA #38 dengan 123 poin. Melihat hasil musim ini, pebalap berusia 25 tahun itu mengaku cukup siap untuk menghadapi balapan musim depan, meski belum mengatahui siapa saja yang akan jadi tandem balapnya. Lebih jauh, Sean berbicara soal pengalamannya berkompetisi di LMP2 WEC 2021.

Mantan pebalap F2 itu mengaku banyak menghadapi tantangan karena hampir semua seri memiliki karakter yang berbeda. Balapan di Le Mans jelas menjadi salah satu yang memiliki tantangan lebih.

"Bagi saya tentu saja pencapaian di 24 Hours of Le Mans tak bisa disandingkan dengan apa pun. Saya rookie di sana, yang bahkan saat kali pertama menjajal sirkuitnya saja begitu terkagum-kagum. Apalagi kemudian bisa finis sebagai runner-up. Semua prestasi itu, ditambah status akhir sebagai vice-champion kelas LMP2, saya persembahkan untuk Indonesia." kata Sean.

Artikel Tag: Sean Gelael, LMP2, WEC

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/sean-gelael-bidik-gelar-juara-di-ajang-lmp2-musim-depan
345  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini