Kemenpora Terus Awasi Cabor yang Pakai APBN untuk Pelatnas

Penulis: Hendra Nugroho
Jumat 25 Sep 2020, 09:00 WIB
Kemenpora sediakan latihan untuk pelatnas cabor atletik

Suasana Pelatnas cabor Atletik di Stadion Madya Senayan

Berita Olahraga Lain: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus mengawasi dan mendampingi cabang olahraga (cabor) yang memakai fasilitas Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk menggelar pemusatan latihan nasional (Pelatnas) SEA Games 2021 Hanoi dan Olimpiade 2020 Tokyo.

Setelah Timnas sepak bola Indonesia U-19, kali ini giliran atletik dan tenis yang diawasi saat menggelar latihan di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu 23 September. Dari hasil pengawasan, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Chandra Bakti mengatakan sejauh ini semua proses berjalan baik dan transparan.

"Bapak Menpora (Zainudin Amali) selalu menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara transparan dan sesuai ketentuan. Hal ini perlu dilakukan agar pengelolaan anggaran sesuai ketentuan dan MoU yang sudah disepakati dan tandatangani," katanya.

Diawali dari cabor tenis, Kemenpora memantau langsung latihan yang diikuti 10 atlet dan ofisial. Petenis andalan Indonesia, Aldila Sutjiadi terlihat ikut menjalani latihan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat di Lapangan Tenis Outdoor GBK. Protokol Kesehatan diterapkan ketat dalam latihan tersebut, seperti memakai cairan pembersih tangan dan mengecek suhu tubuh.

PB Pelti pun melakukan tes swab untuk seluruh nama-nama yang tertera dalam SK Pelatnas tenis. Total yang melakukan swab test yakni 18 orang, manajer (1), pelatih (3), atlet (10), strength and conditioning (1), physiotheraphist (1), dan administrasi (2). Setelah itu, barulah para atlet mendapatkan menu latihan fisik dan tanding hingga pukul 12.00 WIB.

"Ini (tes swab) yang pertama, kalau untuk tes rapid sudah. Dan secara aturan federasi setiap 14 hari swab, nanti kita terapkan," kata Manajer Pelatnas Sutikno Muliadi yang juga menjabat Waketum PB Pelti.

Atletik pun turut diawasi Kemenpora yang diikuti 15 atlet di Stadion Madya GBK. Emilia Nova Cs langsung mendapatkan menu latihan seperti jogging ringan, sprint, dan angkat beban.

Program Pelatnas atletik diawali sejak tahun 2019. Pelatnas ini pun menjadi bekal persiapan para atlet tampil di SEA Games 2021 Hanoi dan Olimpiade 2020 Tokyo tahun depan.

"Karena adanya Pandemi Covid-19 maka semua pelatnas atletik dipusatkan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta dengan nama program adaptasi atau program penyesuaian," kata manajer tim atletik Mustara Musa.

Sebagai tambahan, Olimpiade 2020 Tokyo seharusnya digelar pada musim panas tahun ini, namun diundur hingga musim panas tahun 2021 akibat pandemi virus corona.

Artikel Tag: kemenpora, Pelatnas, Atletik, Tenis, Olimpiade 2020

480  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini