Juara Maraton Peres Jepchirchir Diskors Sementara akibat Dugaan Doping

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 25 Okt 2026, 19:52 WIB - 92 views
Peres Jepchirchir meraih medali emas maraton putri pada Olimpiade Tokyo 2021 dan menjadi juara dunia tahun lalu. (Foto: AP)

Peres Jepchirchir meraih medali emas maraton putri pada Olimpiade Tokyo 2021 dan menjadi juara dunia tahun lalu. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Juara maratonOlimpiade dan dunia Peres Jepchirchir diskors sementara setelah sampel tes dopingnya menunjukkan temuan positif zat terlarang eritropoietin (EPO), demikian diumumkan Unit Integritas Atletik (AIU), Jumat (23/10).

Jepchirchir meraih medali emas maraton putri pada Olimpiade Tokyo 2021 dan menjadi juara dunia tahun lalu.

Pelari Kenya itu juga memenangi sejumlah maraton besar, yakni New York pada 2021, Boston pada 2022, London pada 2024, dan Sydney pada 2026. Saat ini, dia menempati peringkat kelima dunia untuk nomor maraton putri.

Menurut badan atletik dunia World Athletics, Jepchirchir juga mencatat sejarah pada 2017 ketika memecahkan rekor dunia setengah maraton saat berada pada tahap awal kehamilan.

Dia melahirkan seorang putri delapan bulan kemudian.

AIU, badan yang menangani penyelidikan doping dalam atletik atas nama World Athletics, mengumumkan temuan tersebut melalui media sosial X.

Sampel di luar kompetisi yang diambil di Kenya sebelum kemenangan Jepchirchir pada Maraton Sydney baru-baru ini dilaporkan menunjukkan hasil analisis yang merugikan untuk EPO.

Perwakilan Peres Jepchirchir, Gianni Demadonna, menolak memberikan komentar ketika dihubungi kantor berita Associated Press.

Dalam kebanyakan kasus doping di olahraga internasional, atlet dikenai skors sementara dan tidak diperbolehkan bertanding sampai perkara mereka diputuskan atau kasusnya dihentikan.

Penyelenggara Maraton Sydney menyatakan sangat kecewa setelah mengetahui skors terhadap Jepchirchir.

Namun, mereka menegaskan bahwa atlet tersebut berhak menjalani proses yang semestinya dan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut sampai proses itu selesai.

“Komitmen kami terhadap olahraga bersih tidak tergoyahkan. Setiap atlet yang berlomba di Sydney berhak mendapatkan persaingan yang setara, dan setiap peserta serta penonton berhak memercayai hasil yang mereka lihat di garis finis,” demikian pernyataan penyelenggara.

Kasus Peres Jepchirchir menambah daftar panjang perkara doping yang melibatkan pelari jarak jauh asal Kenya. Negara tersebut bulan lalu ditunjuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Atletik 2029.

Pemegang rekor dunia maraton putri Ruth Chepng'etich, yang juga berasal dari Kenya, dijatuhi larangan bertanding selama tiga tahun pada 2025 setelah mengakui pelanggaran terkait hasil tes positif diuretik terlarang.

Sementara itu, mantan juara Maraton New York Albert Korir menerima hukuman larangan bertanding selama lima tahun pada Maret.

Presiden Badan Antidoping Dunia (WADA) Witold Banka bulan ini mengatakan Kenya membutuhkan pendekatan yang lebih tegas untuk mempertahankan kredibilitasnya dalam olahraga.

Ia menyerukan budaya olahraga bersih, toleransi nol terhadap doping, serta upaya pencegahan dan pemberantasan yang lebih kuat.

Pengumuman skors Peres Jepchirchir muncul sehari setelah AIU menjatuhkan larangan bertanding enam tahun kepada Ruti Aga, pelari maraton elite Ethiopia.

Aga dinyatakan positif menggunakan zat terlarang dan menyerahkan resep palsu dari sebuah klinik yang ternyata tidak ada.

Artikel Tag: olimpiade, maraton

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/juara-maraton-peres-jepchirchir-diskors-sementara-akibat-dugaan-doping
92
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini