Cedera di Cortina, Lindsey Vonn Tetap Tinggalkan Warisan Ketangguhan

Penulis: Hanif Rusli
Senin 09 Feb 2026, 20:27 WIB - 95 views
Lindsey Vonn terpelating ke lereng setelah lengan kanannya menyentuh gerbang lintasan yang membuatnya kehilangan kendali. (Foto: AP)

Lindsey Vonn terpelating ke lereng setelah lengan kanannya menyentuh gerbang lintasan yang membuatnya kehilangan kendali. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Legenda ski Amerika Serikat, Lindsey Vonn, kembali membuktikan bahwa dirinya adalah simbol keberanian dan ketangguhan, bahkan ketika kisahnya di Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 harus berakhir dengan cedera.

Atlet berusia 41 tahun itu mengalami patah kaki kiri setelah terjatuh dalam nomor downhill putri di Cortina d’Ampezzo, Minggu (8/2).

Kecelakaan terjadi hanya beberapa detik setelah start.

Saat mencoba mengambil garis balap sempurna dan mencari setiap keuntungan kecil, lengan kanan Vonn menyentuh gerbang lintasan.

Ski miliknya terlepas dari kendali, mengakhiri secara tiba-tiba comeback dramatis yang sempat memikat dunia ski.

Ia kemudian dievakuasi dengan helikopter dari arena lomba, disambut tepuk tangan penonton yang memenuhi tribun finis.

Insiden tersebut kembali menunjukkan tipisnya batas antara kemenangan dan cedera dalam olahraga ski alpine — sesuatu yang sangat akrab dalam perjalanan panjang karier Vonn.

Sepanjang hampir 25 tahun berkompetisi di level tertinggi, ia berulang kali bangkit dari berbagai cedera serius, termasuk robekan ACL, patah tulang, dan gegar otak.

Lindsey Vonn pernah menjadi wanita Amerika pertama yang memenangkan medali emas downhill Olimpiade di Vancouver 2010 meski bertanding dalam kondisi cedera.

Namun, setelah masalah fisik yang terus menumpuk, ia memutuskan pensiun pada 2019. Keputusan itu ternyata bukan akhir dari segalanya.

Operasi penggantian lutut pada 2024 membuka peluang yang tak terduga.

Pada usia 40 tahun, Vonn kembali ke lintasan dan bahkan mencatat sejarah sebagai pemenang tertua dalam lomba Piala Dunia pada Desember lalu.

Kehadirannya di Cortina pun menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam Olimpiade kali ini.

Meski sempat mengalami robekan ACL di lutut kiri kurang dari dua minggu sebelum lomba, Vonn tetap memilih tampil.

Baginya, keputusan tersebut bukan soal ambisi pribadi, melainkan dorongan untuk menginspirasi orang lain agar berani melampaui batas diri mereka sendiri.

Perjalanan Lindsey Vonn di Cortina mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi semangatnya tetap bergema.

Jika ini benar-benar penampilan Olimpiade terakhirnya, ia meninggalkan panggung dengan cara yang selalu menjadi ciri khasnya — melaju tanpa ragu, tanpa penyesalan.

Artikel Tag: lindsey vonn, olimpiade musim dingin, milano cortina 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/cedera-di-cortina-lindsey-vonn-tetap-tinggalkan-warisan-ketangguhan
95
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini