Badan Doping Dunia WADA Desak India Perkuat Upaya Bersihkan Kasus Doping

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 18 Apr 2026, 11:11 WIB - 73 views
India tercatat sebagai pelanggar doping terbanyak selama tiga tahun berturut-turut berdasarkan data WADA. (Foto: AP)

India tercatat sebagai pelanggar doping terbanyak selama tiga tahun berturut-turut berdasarkan data WADA. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Badan Antidoping Dunia, World Anti-Doping Agency (WADA), menegaskan India masih menghadapi tantangan besar dalam memberantas praktik doping, meski telah menunjukkan sejumlah kemajuan dalam beberapa tahun terakhir.

Negara tersebut tercatat sebagai pelanggar doping terbanyak selama tiga tahun berturut-turut berdasarkan data WADA.

Situasi ini menjadi perhatian serius, terutama karena India dijadwalkan menjadi tuan rumah Commonwealth Games 2030 dan tengah mengajukan diri sebagai penyelenggara Olimpiade 2036.

Tingginya angka pelanggaran doping dinilai dapat memengaruhi kredibilitas India dalam menggelar ajang olahraga internasional.

Presiden WADA, Witold Bańka, menyebut ketersediaan obat peningkat performa di India menjadi salah satu masalah utama.

 Ia menilai zat terlarang seperti steroid relatif mudah diperoleh karena India juga merupakan salah satu produsen besar.

Bańka mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan berbagai pemangku kepentingan di India, termasuk kementerian olahraga, National Anti-Doping Agency, serta Central Bureau of Investigation, guna memperkuat kerja sama dalam membongkar jaringan distribusi doping.

Di sisi lain, kepala NADA India, Anant Kumar, menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan strategi ganda untuk mengatasi masalah tersebut.

Upaya itu mencakup peningkatan sistem deteksi dan pengujian, serta membangun kepercayaan atlet melalui transparansi dan efisiensi.

Jumlah pengujian doping di India meningkat signifikan, dari sekitar 4.000 sampel pada 2019 menjadi 8.000 pada 2025.

Namun, angka tersebut masih berada di bawah negara lain seperti China yang melakukan lebih dari 15.000 tes setiap tahun.

Meski jumlah kasus positif masih tinggi, Bańka menilai hal itu tidak selalu menjadi indikator negatif. Menurutnya, peningkatan kasus justru dapat menunjukkan sistem deteksi yang semakin efektif.

Selain itu, WADA juga menekankan pentingnya menargetkan pihak-pihak di balik praktik doping, seperti pelatih dan manajer.

Direktur intelijen dan investigasi WADA, Gunter Younger, menyebut atlet kerap menjadi korban dalam sistem tersebut, sehingga pendekatan penegakan hukum perlu diperluas.

Sementara itu, India juga bersiap menghadapi kembalinya kriket ke Olimpiade pada Olimpiade Los Angeles 2028.

Meski merupakan olahraga paling populer di negara tersebut, otoritas antidoping menilai kriket masih tergolong berisiko rendah dibanding cabang lain.

Fokus utama pengawasan tetap diarahkan pada cabang olahraga dengan risiko tinggi, seiring upaya India memperbaiki reputasinya di mata komunitas olahraga internasional.

Artikel Tag: wada, olimpiade, doping

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/badan-doping-dunia-wada-desak-india-perkuat-upaya-bersihkan-kasus-doping
73
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini