Alex Pereira Tuding Ciryl Gane Lakukan Pukulan Ilegal di UFC Freedom 250

Menurut Alex Pereira, beberapa serangan lanjutan tersebut mengenai bagian belakang kepalanya dan seharusnya dihentikan oleh wasit. (Foto: Fight TV)
Mantan juara dua divisi UFC, Alex Pereira, melontarkan kritik keras setelah kekalahannya dari Ciryl Gane pada UFC Freedom 250.
Petarung asal Brasil itu menuduh lawannya melakukan sejumlah pukulan ilegal ke bagian belakang kepala serta menyalahkan wasit Herb Dean karena dinilai gagal menghentikan pelanggaran tersebut.
Pereira menyampaikan protes itu melalui sebuah video yang diunggah di media sosial pada awal pekan ini.
Dalam pernyataannya, petarung berusia 38 tahun tersebut mengaku sejumlah pukulan yang diterimanya seharusnya tidak dibiarkan karena melanggar aturan pertandingan.
Pada UFC Freedom 250, Alex Pereira berusaha mencatat sejarah sebagai petarung pertama yang mampu merebut gelar juara UFC di tiga kelas berbeda.
Namun ambisinya gagal terwujud setelah kalah technical knockout (TKO) pada ronde kedua dalam perebutan sabuk juara interim kelas berat.
Kekalahan itu terjadi setelah Ciryl Gane menjatuhkannya melalui sebuah jab sebelum melancarkan rentetan siku dan pukulan ketika Pereira berada di bawah.
Menurut Alex Pereira, beberapa serangan lanjutan tersebut mengenai bagian belakang kepalanya dan seharusnya dihentikan oleh wasit.
"Saya rasa jika bukan karena pukulan-pukulan itu, saya tidak akan berada dalam situasi seperti tersebut. Setelah jab itu mengenai saya, saya terjatuh dan memegang kedua kaki lawan. Dia terus melepaskan siku dan pukulan. Wasit berdiri tepat di sana menyaksikan semuanya," ujar Pereira dalam bahasa Portugis.
Ia menilai Herb Dean mengetahui adanya pelanggaran, tetapi tetap membiarkan pertarungan berlangsung.
"Aturannya sudah jelas dan tertulis di buku peraturan. Kalau ada pukulan ilegal, pertandingan harus dihentikan. Yang membuat saya lebih kecewa, saya sudah memperingatkannya sebelumnya, tetapi dia tidak berani mengambil tindakan," katanya.
Komentar Pereira mendapat perhatian setelah juara dunia kelas berat UFC, Tom Aspinall, juga menyoroti tayangan ulang pertarungan tersebut.
Dalam siaran langsung di kanal YouTube miliknya, Aspinall menyebut beberapa pukulan yang dilepaskan Gane tampak mengenai area yang dilarang.
"Pukulan-pukulan itu terlihat sedikit ilegal. Bahkan terlihat sangat ilegal. Apa yang sebenarnya sedang terjadi?" ujar Aspinall.
Tim Alex Pereira kemudian mengonfirmasi kepada ESPN bahwa mereka sedang mempelajari berbagai opsi agar insiden tersebut dapat ditinjau dalam pertemuan mendatang komisi atletik di Amerika Serikat.
Sementara itu, Gane bukan kali pertama mendapat sorotan terkait dugaan pelanggaran dalam pertarungan.
Pada 2020, petarung asal Prancis itu sempat dikritik karena melepaskan siku ke bagian belakang kepala saat mengalahkan Junior Dos Santos melalui TKO.
Selain itu, dalam duel perebutan gelar melawan Tom Aspinall pada Oktober lalu, Gane juga sempat melakukan tusukan jari ke mata secara tidak sengaja.
Insiden tersebut membuat pertarungan dinyatakan no contest setelah Aspinall tidak mampu melanjutkan laga. Hingga kini Aspinall masih belum mendapat izin medis untuk kembali berlatih setelah menjalani operasi mata pada awal tahun.
Alex Pereira sendiri belum memastikan apakah akan tetap bertarung di kelas berat setelah kekalahan tersebut atau kembali turun ke kelas berat ringan, divisi tempat ia pernah merebut gelar juara UFC pada 2023 dan 2025.
Artikel Tag: ufc, alex pereira
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/alex-pereira-tuding-ciryl-gane-lakukan-pukulan-ilegal-di-ufc-freedom-250

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini