Toprak Razgatlioglu Harus Kuat Mental dari Superstar Jadi Medioker MotoGP

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 21 Feb 2026, 17:30 WIB - 201 views
Toprak Razgatlioglu juara WSBK 2025

Toprak Razgatlioglu juara WSBK 2025

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026 bersama Pramac Yamaha diprediksi tidak akan mudah, bahkan legenda balap Neil Hodgson menilai musim pertama Toprak bisa menjadi ujian mental yang berat baginya.

Mantan juara World Superbike, Neil Hodgson, memberikan peringatan serius kepada Toprak Razgatlioglu menjelang debutnya di MotoGP 2026 bersama Pramac Yamaha. Ia menilai pembalap asal Turki tersebut berpotensi menghadapi tekanan psikologis besar akibat performa motor yang belum kompetitif.

Razgatlioglu mengambil keputusan besar dengan meninggalkan BMW di World Superbikes untuk mencoba tantangan baru di kelas premier. Namun, langkah tersebut datang bersamaan dengan situasi sulit Yamaha yang masih berjuang memperbaiki performa motor mereka.

Hasil tes pramusim di Sepang menunjukkan Yamaha masih tertinggal dari para rival. Mesin V4 terbaru disebut belum memiliki tenaga optimal dan juga menghadapi persoalan reliabilitas, membuat kedua tim Yamaha berada di bagian belakang grid.

Secara individu, Razgatlioglu juga mengaku belum puas dengan performanya selama pengujian di Malaysia. Adaptasi terhadap motor MotoGP terbukti lebih sulit dibandingkan perkiraannya.

Tim Pramac bahkan meminta pembalap berusia 29 tahun tersebut mengubah gaya berkendara, termasuk melakukan pengereman lebih awal demi mendapatkan exit tikungan yang lebih baik. Ia juga kembali menggunakan paket aerodinamika lama yang dipakai saat tes Valencia pada November lalu.

Dalam podcast Gas it Out, Hodgson memprediksi Razgatlioglu kemungkinan hanya akan bersaing di papan tengah bawah sepanjang musim debutnya. Menurutnya, kelemahan paket Yamaha membuat sang pembalap sudah tertinggal sekitar 0,7 detik dibandingkan kompetitor lain.

“Saat saya mengatakan dia mungkin finis di posisi ke-15, banyak yang terkejut. Tapi siapa yang bisa dia kalahkan jika sudah kehilangan tujuh persepuluh detik karena motornya?” ujar Hodgson.

Rekan setim Razgatlioglu, Jack Miller, hanya mampu finis di posisi ke-17 klasemen musim lalu. Sementara Alex Rins dan Miguel Oliveira bahkan berada lebih jauh di belakang. Fabio Quartararo menjadi satu-satunya pembalap Yamaha yang mampu tampil kompetitif dengan finis di posisi kesembilan.

Hodgson memahami kualitas Razgatlioglu yang selama ini menjadi bintang utama di World Superbikes. Namun ia menilai situasi di MotoGP akan sangat berbeda karena pembalap Turki itu kemungkinan besar tidak lagi menjadi pusat perhatian seperti sebelumnya.

Menurutnya, perubahan status dari superstar WSBK menjadi pembalap papan tengah MotoGP bisa menjadi tantangan mental terbesar. Apalagi kalender MotoGP yang mencapai 22 seri membuat tekanan berlangsung sepanjang musim tanpa jeda panjang.

Selain itu, tuntutan aktivitas promosi dan kewajiban media di MotoGP juga jauh lebih besar dibandingkan World Superbikes. Kondisi tersebut bisa menjadi beban tambahan ketika hasil di lintasan tidak sesuai harapan.

Hodgson berharap Toprak Razgatlioglu tetap mampu menjaga motivasi dan tidak kehilangan kepercayaan diri selama masa adaptasi tersebut. Ia juga berharap Yamaha dapat segera meningkatkan performa motor agar bakat besar sang pembalap tidak terbuang sia-sia.

“Dia pembalap fenomenal. Tapi dia harus melewati periode sulit ini terlebih dahulu. Tahun ini akan sangat berat baginya,” ujar Hodgson.

Artikel Tag: toprak razgatlioglu, motogp 2026, pramac yamaha

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/toprak-razgatlioglu-harus-kuat-mental-dari-superstar-jadi-medioker-motogp
201
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini