Rossi Mudah Terbawa Perasaan, Marquez Lebih Masa Bodoh

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 06 Jun 2020, 11:30 WIB
Rossi Mudah Terbawa Perasaan, Marquez Lebih Masa Bodoh

Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Berita MotoGP: Kendati sama-sama menjadi mega bintang di ajang balap MotoGP, Valentino Rossi dan Marc Marquez punya perbedaan besar dalam menjalani kariernya.

Marquez dan Rossi kerap menjadi perbincangan akibat rivalitas mereka. Perolehan titel juara serta dominasi keduanya di MotoGP jadi alasan kenapa keduanya sering dibanding-bandingkan.

Marquez kini telah mengoleksi 8 titel juara dunia, sementara Rossi sudah mengumpulkan 9 gelar ketika menjadi penguasa MotoGP pada era 2000an, bahkan terakhir kali Rossi menjadi juara adalah ketika musim 2009.

Tak hanya dominasinya di MotoGP, keduanya juga punya perbedaan yang cukup mencolok terutama saat menghadapi persoalan selama berkarier.

Rossi dinilai lebih mudah terbawa perasaan ketimbang Marquez yang lebih sering menanggapi dengan masa bodoh.

Hal ini terlihat ketika Rossi memutuskan pindah dari Honda ke Yamaha pada 2004. Pada waktu itu, ia sudah mencetak tiga gelar juara dari kelas utama. The Doctor membeberkan alasannya pindah lantaran beberapa pihak dari Honda terkesan mengabaikannya dan meremehkan kemampuannya.

Sebelum Rossi datang, Honda sudah menjadi jawara MotoGP berkat dominasi Mick Doohan dan tambahan satu gelar dari Alex Criville. Performa apik motor Honda serta status sebagai pebalap utama membuat Rossi dianggap sukses karena faktor motor belaka.

Alhasil, Rossi membulatkan tekad pindah ke tim yang kala itu tengah terpuruk, Yamaha pada 2004 untuk membuktikan kemampuannya. Taruhan besar tersebut langsung terbayar lunas setelah ia mencetak kemenangan pada balapan pembuka dan membuat Rossi menutup musim dengan menjadi kampiun.

Namun beda halnya dengan Marquez, rider asal Spanyol ini dinilai tidak mudah terbawa perasaan dan lebih bersikap masa bodoh terhadap pendapat orang lain.

Rider berusia 27 tahun itu kerap kali mendapat tantangan untuk pindah dari Honda. Dalam beberapa tahun belakangan, Marquez sering dirumorkan akan meninggalkan Honda untuk pindah ke tim yang baru.

Akan tetapi, Marquez justru memilih bertahan dengan tim asal Jepang itu bahkan ia meneken kontrak berdurasi ekstra panjang, yakni empat tahun.

"Saya ingin merasa nyaman dan bahagia. Jika saya sudah mendapatkannya, kenapa harus pindah?" tutur Marquez sebagaimana dikutip dari Tuttomotoriweb.

Artikel Tag: Valentino Rossi, Marc Marquez

1801  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini