Raul Fernandez Tuduh Bezzecchi Sengaja Pancing Emosi di Mandalika

Raul Fernandez terlihat kesal dengan gestur tepuk tangan usai tertabrak Marco Bezzecchi
Berita MotoGP - Raul Fernandez mengungkap ketegangan dengan Marco Bezzecchi setelah keduanya bersitegang dalam sesi pemanasan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika. Pebalap Trackhouse Racing itu menilai Bezzecchi seolah ingin memancing reaksinya setelah insiden yang membuat keduanya gagal finis dalam Sprint Race.
Perseteruan Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian MotoGP Indonesia 2026. Ketegangan di antara dua pebalap Aprilia tersebut berlanjut hingga sesi pemanasan pada Minggu (11/10/2026), sehari setelah keduanya terlibat insiden dalam Sprint Race.
Momen tersebut terjadi ketika Fernandez bersiap melakukan latihan start di akhir sesi pemanasan. Bezzecchi terlihat menyenggol ban belakang motor Fernandez, yang kemudian berbalik dan mengayunkan tangannya sebagai bentuk protes. Bezzecchi merespons dengan mengangkat bahu seolah tidak memahami reaksi rekannya.
Ketegangan itu tidak lepas dari insiden di tikungan pertama Sprint Race pada Sabtu. Fernandez yang memulai balapan dari pole position kehilangan posisi dan turun ke urutan keempat saat memasuki tikungan pertama.
Bezzecchi kemudian melebar dan bersenggolan dengan Fernandez. Insiden tersebut membuat keduanya gagal melanjutkan balapan. Tidak ada hukuman yang dijatuhkan atas kejadian itu, tetapi Fernandez mengalami patah dua jari.
Sebelumnya, Fernandez bahkan menyebut tindakan Bezzecchi tidak profesional karena dinilai mengabaikan instruksi tim. Namun setelah insiden kembali terjadi saat pemanasan, ia menegaskan tidak ingin konflik tersebut berlarut-larut.
“Pagi ini, dia ingin bermain-main. Saya bilang kepadanya, ‘Kalau kamu ingin bermain, kita bisa bermain, tetapi itu tidak ada gunanya.’ Kami berdua membela Aprilia dan harus menjaga citra baik merek ini,” kata Fernandez kepada DAZN.
Raul Fernandez mengungkapkan bahwa Aprilia dan Trackhouse kemudian mengadakan pertemuan untuk meredakan ketegangan. Pertemuan tersebut dihadiri CEO Aprilia Racing Massimo Rivola, direktur teknis Fabiano Sterlacchini, serta kepala tim Trackhouse, Davide Brivio.
“Saya sudah menjelaskan sikap saya kepada mereka. Saya tidak berada di sini untuk bermain-main dengan siapa pun. Menurut saya, itu bukan waktu yang tepat, dan bersama-sama kami telah meredakan situasi,” ujarnya.
Terlepas dari konflik tersebut, Fernandez mampu tampil kompetitif dalam balapan utama. Meski harus menyesuaikan teknik pengereman akibat cedera jarinya, ia sempat memimpin sebelum akhirnya finis kedua di belakang Bezzecchi.
Aprilia pun mengamankan empat posisi teratas melalui Bezzecchi, Fernandez, Jorge Martin, dan Ai Ogura. Bagi Fernandez, podium tersebut menjadi hasil positif setelah empat balapan tanpa naik podium sekaligus melengkapi pencapaiannya meraih pole position pertama di kelas MotoGP.
Artikel Tag: motogp indonesia, marco bezzecchi, raul fernandez
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/raul-fernandez-tuduh-bezzecchi-sengaja-pancing-emosi-di-mandalika
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini