Pit Beirer Kecewa Berat Mesin KTM Terus Bermasalah

Penulis: Viggo Tristan
Sabtu 12 Sep 2026, 22:15 WIB - 92 views
Pit Beirer ungkap rasa kecewa karena mesin motor KTM yang terus bermasalah.

Pit Beirer kesal mesin motornya terus alami kerusakan. (Gambar: Corsedimoto)

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP : Petinggi KTM yaitu Pit Beirer merasa kesal karena mesin motor timnya terus bermasalah pada musimĀ 2026 kali ini. Terhitung, KTM sudah tujuh kali mengalami permasalahan mesin karena masalah yang bervariasi.

Kerusakan mesin tentu bukan perkara yang mudah bagi tim sekelas KTM. Mereka sempat dilanda krisis finansial sehingga situasi seperti itu tentu jadi pukulan tambahan bagi tim. Pit Beirer sendiri tidak bisa menutupi rasa frustasinya karena mesin motor yang tidak bisa diajak berkompromi.

"Tahun ini, saya sempat mengira kami akan kembali pada situasi yang normal, namun masalah mesin ini nyaris 'membunuh' kami. Di luar masalah [finansial] lain yang kami hadapi di markas, bagi saya ini adalah masa-masa paling mengerikan di sepanjang proyek MotoGP ini. Kami benar-benar kehilangan kendali dan tidak bisa berbuat apa-apa, karena adanya komponen [yang bermasalah] di dalam mesin, terlebih dengan aturan mesin yang harus disegel. Menyusul proses homologasi tahun lalu, mesin yang kami gunakan tahun ini sejatinya sama persis dengan mesin tahun lalu. Anda bahkan sama sekali tidak diperbolehkan untuk mengutak-atik satu komponen pun," ucap Beirer.

"Dengan karakter mesin berputaran tinggi (high-revving) seperti ini, ketika ada satu mesin yang jebol, rasanya seperti, 'Oke, hal itu wajar terjadi'. Insiden semacam itu sesekali bisa menimpa siapa saja. Jadi, Anda tidak akan langsung panik. Namun kemudian kerusakan mesin lainnya menyusul, lalu Anda mendatangkan mesin pengganti, dan mesin pengganti itu pun kembali jebol."

Artikel Tag: motogp, ktm, pit beirer

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/pit-beirer-kecewa-berat-mesin-ktm-terus-bermasalah
92
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini