Pindah ke Aprilia Bisa Jadi Modal Francesco Bagnaia Kalahkan Marc Marquez

Francesco Bagnaia dan Marco Bezzecchi bakal jadi rekan setim di Aprilia pada MotoGP 2027.
Berita MotoGP - Francesco Bagnaia resmi mengakhiri kiprahnya bersama Ducati mulai musim 2027 setelah menerima kontrak jangka panjang dari Aprilia. Mantan pebalap MotoGP Neil Hodgson menilai keputusan tersebut justru berpotensi bisa mengungguli Marc Marquez dengan motor Aprilia yang sedang dalam performa terbaik.
Keputusan Aprilia mengontrak Francesco Bagnaia hingga akhir musim 2030 dinilai bukan sekadar transfer besar di bursa pembalap MotoGP. Menurut analis TNT Sports sekaligus mantan pebalap MotoGP, Neil Hodgson, kontrak berdurasi empat tahun itu dapat menjadi keuntungan besar bagi Bagnaia untuk kembali menantang Marc Marquez.
Bagnaia dipastikan meninggalkan Ducati setelah pabrikan asal Italia tersebut memilih Pedro Acosta sebagai tandem Marquez mulai MotoGP 2027. Kepindahan juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu ke Aprilia akhirnya diumumkan secara resmi pekan ini.
Hodgson menilai durasi kontrak yang panjang memberi rasa aman sekaligus kepercayaan penuh dari Aprilia kepada Bagnaia. Situasi tersebut diyakini akan membantu pembalap Italia itu kembali mengeluarkan performa terbaiknya.
"Manajernya benar-benar bekerja keras. Mendapatkan kontrak empat tahun adalah hasil yang menguntungkan semua pihak," kata Hodgson.
"Jika Anda adalah Pecco, Anda memiliki stabilitas dan rasa aman. Sementara bagi Aprilia, mereka tahu telah mendapatkan pembalap yang istimewa."
Menurut Hodgson, selama menjadi rekan setim Marc Marquez di Ducati, Bagnaia kesulitan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Karena itu, peluang terbaik untuk mengalahkan Marquez adalah ketika ia membela pabrikan berbeda yang mampu menyediakan motor kompetitif.
"Pada kenyataannya Pecco kesulitan mengalahkan Marc sebagai rekan setim. Satu-satunya cara untuk mengalahkan Marc secara langsung adalah memiliki keunggulan dari motor yang dikendarainya. Karena itu saya rasa semua pihak diuntungkan dengan kesepakatan ini," lanjut Hodgson.
Kontrak berdurasi empat tahun juga terbilang tidak lazim di MotoGP. Sebagian besar pabrikan biasanya hanya memberikan kontrak dua tahun agar tetap selaras dengan siklus regulasi dan dinamika pasar pembalap. Namun Bagnaia memang menginginkan proyek jangka panjang bersama Aprilia, terutama menjelang era baru MotoGP yang mulai menggunakan mesin 850 cc pada MotoGP 2027.
CEO Aprilia, Massimo Rivola, bahkan mengungkapkan bahwa Bagnaia rela menolak tawaran dengan nilai finansial lebih besar demi bergabung dengan tim asal Noale tersebut. Rivola menduga tawaran itu datang dari salah satu pabrikan Jepang, yakni Yamaha atau Honda.
Kepercayaan penuh dari Aprilia bisa menjadi faktor penting bagi kebangkitan Bagnaia. Sebelum kedatangan Marquez di Ducati, ia selalu menjadi pusat proyek tim dan mampu bersaing memperebutkan gelar juara dunia setiap musim sejak 2021. Dengan lingkungan baru dan dukungan penuh dari Aprilia, Francesco Bagnaia berharap mampu kembali menjadi penantang utama gelar sekaligus menghentikan dominasi Marquez pada era regulasi baru MotoGP.
Artikel Tag: marc marquez, ducati, aprilia, francesco bagnaia, motogp 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/pindah-ke-aprilia-bisa-jadi-modal-francesco-bagnaia-kalahkan-marc-marquez

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini