Pertarungan Sengit Ducati-Aprilia di Misano MotoGP 2026

Penulis: Gasti Lailasari
Sabtu 12 Sep 2026, 00:21 WIB - 111 views
Pertarungan Sengit Ducati-Aprilia di Misano MotoGP 2026 - sumber: (motorsport)

Pertarungan Sengit Ducati-Aprilia di Misano MotoGP 2026 - sumber: (motorsport)

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP akhir pekan ini dari Grand Prix San Marino bisa menjadi ajang pertarungan paling ketat antara Ducati dan Aprilia di musim MotoGP 2026. Setelah sesi latihan, kedua pabrikan tersebut belum mampu menunjukkan keunggulan yang jelas. Sepanjang musim ini, persaingan antara kedua tim Italia tersebut kerap berganti dominasi, bergantung pada kesesuaian motor mereka dengan tata letak sirkuit.

Di sesi latihan hari Jumat di Misano, Ducati dan Aprilia terlihat sangat seimbang. Marco Bezzecchi bersama saudara Marquez saling bertukar posisi teratas di catatan waktu. Pada sesi FP1, Marc Marquez berhasil unggul di atas Ducati dengan selisih 0,060 detik, sebelum pembalap Aprilia merebut kembali posisi teratas dengan keunggulan 0,103 detik.

Bezzecchi yang menunjukkan kecepatan kuat sejak kembali dari cedera di Silverstone, menjadi favorit awal untuk meraih pole position. Meskipun demikian, dominasi Ducati terlihat dari empat dari enam pembalap Desmosedici yang berhasil finis di lima besar, tepat di belakang Bezzecchi. Fermin Aldeguer gagal masuk ke Q2 akibat masalah mekanis sebelum serangan waktu terakhirnya.

Sementara itu, Aprilia harus berjuang dengan satu pembalap kurang karena Ai Ogura menarik diri dari Misano akibat cedera. Jorge Martin dan Raul Fernandez masing-masing finis di posisi 10 dan 12, namun keduanya optimistis bisa meningkatkan performa menjelang sesi kualifikasi. Dengan Bezzecchi yang tak lagi sering melakukan kesalahan, pabrikan yang berbasis di Noale itu turut bersaing ketat dengan Ducati untuk meraih kemenangan.

Mengapa kedua pabrikan Italia ini begitu berimbang di kandang mereka? Pertama, tata letak sirkuit Misano menguntungkan kedua motor, dengan RS-GP unggul di sektor ketiga dan GP26 mencetak waktu terbaik di bagian akhir lintasan. Aprilia unggul di tikungan cepat dan mengalir, sementara Ducati lebih baik di bagian stop-and-go.

Misano juga memiliki permukaan yang sangat mencengkeram, yang secara efektif menyeimbangkan lapangan, memungkinkan pembalap terbaik untuk membuat perbedaan yang lebih signifikan. Selain itu, degradasi ban yang rendah memungkinkan para pembalap menyelesaikan beberapa putaran cepat tanpa kehilangan daya cengkeram.

Pada akhirnya, performa hari Jumat lebih banyak ditentukan oleh seberapa nyaman para pembalap dengan ban belakang lunak dan sedang. Beberapa pembalap sudah mencatatkan lap cepat dengan ban belakang sedang, menjelaskan mengapa Alex Marquez dan Bezzecchi begitu unggul dibandingkan kompetitor setelah putaran pertama. Lapangan kembali merapat ketika ban belakang lunak digunakan. Ironisnya, Alex Marquez awalnya kesulitan menemukan kecepatan dengan ban belakang lunak, dan baru pada putaran terakhir dia bergabung dalam pertarungan untuk pole position.

Marc Marquez menjelaskan situasi tersebut setelah hari yang menarik di Italia, "Benar bahwa Misano adalah salah satu trek di mana segala sesuatu lebih seimbang," katanya. "Seperti yang kita lihat dalam catatan waktu, Aprilia kuat di tikungan cepat dan Ducati kuat di tikungan stop-and-go."

Situasi ini juga menjelaskan mengapa Luca Marini, yang umumnya kesulitan pada kecepatan satu putaran, bisa finis hanya setengah detik di urutan keenam. Pol Espargaro yang langsung masuk ke Q2 juga menunjukkan bagaimana para pembalap mampu membuat perbedaan di Misano.

Artikel Tag: marc marquez, ducati, aprilia, marco bezzecchi

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/pertarungan-sengit-ducati-aprilia-di-misano-motogp-2026
111
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini