Pedro Acosta Keluhkan Aturan Tekanan Ban Yang Buat Rider Menderita

Penulis: Viggo Tristan
Senin 12 Okt 2026, 07:01 WIB - 108 views
Pedro Acosta komentari aturan tekanan ban yang sulitkan rider.

Pedro Acosta keluhkan aturan tekanan ban. (Gambar: News.GP)

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP : Pembalap KTM Red Bull yaitu Pedro Acosta mengeluhkan aturan tekanan ban yang membuat situasi balapan jadi rumit. Hal itu terjadi di MotoGP Indonesia dimana Acosta sempat terlibat pertarungan sengit melawan Marc Marquez.

Dalam pertarungan itu, Pedro Acosta berulang kali mendapat warning karena tekanan bannya yang tidak sesuai regulasi. Ia pun terpaksa melamban dan mengalah beberapa kali agar tidak terkena penalti. Hal yang sama juga terjadi pada Jorge Martin ketika hampir memenangi sprint race di Hari Sabtu. Aturan ini dianggap Acosta menyulitkan pembalap dan membuat semuanya jadi makin rumit.

"Maksud saya, kami terlihat sangat konyol. Saya rasa dia [Marquez] juga mengalami masalah yang sama dengan saya, karena dia juga membiarkan saya melewatinya. Entahlah. Saya paham kami harus mematuhi batas tekanan minimum (minimum pressure) sebelum turun ke lintasan, tetapi Anda tidak bisa memutuskan, sebagai contoh, situasi Martin kemarin. Saya membayangkan jalannya balapan dia berpikir bahwa [Marco] Bezzecchi dan Marc bakal berada di depan. Anda tidak bisa mengontrol apa yang dilakukan pembalap lain. Menurut saya, kita cukup menetapkan batas tekanan minimum sebelum start di grid, dan setelah itu biarkan apa yang terjadi, terjadilah. Anda tidak bisa berbuat apa-apa lagi," ucap Acosta.

Acosta sendiri memang tidak bisa berbuat banyak di GP Indonesia. Ia gagal menembus podium dan hanya mampu finish kelima secara keseluruhan di GP Indonesia.

Artikel Tag: motogp, ktm, pedro acosta

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/pedro-acosta-keluhkan-aturan-tekanan-ban-yang-buat-rider-menderita
108
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini