Maximo Quiles Akui Masih Sering Dimarahi Marc Marquez Saat Latihan

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 22 Jul 2026, 16:11 WIB - 111 views
Marc Marquez dan Maximo Quiles

Marc Marquez dan Maximo Quiles

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Maximo Quiles mengungkap peran penting Marc Marquez dalam perkembangan kariernya. Meski kini memimpin klasemen Moto3 2026, pembalap muda Spanyol itu mengaku masih kerap dimarahi Marquez saat menjalani sesi latihan.

Dominasi Maximo Quiles di Moto3 musim 2026 tak lepas dari bimbingan Marc Marquez. Pembalap muda asal Spanyol itu mengaku masih sering mendapat teguran dari juara dunia delapan kali tersebut saat menjalani latihan bersama.

Quiles mulai berada di bawah manajemen Marc dan Alex Marquez sejak awal 2024. Sejak saat itu, perkembangannya terbilang sangat pesat. Setelah menjalani debut penuh di Moto3 pada 2025 dan menutup musim di posisi ketiga klasemen, kini pembalap berusia 18 tahun itu tampil luar biasa pada musim 2026.

Hingga pertengahan musim, Quiles telah mengoleksi enam kemenangan dan hanya sekali gagal naik podium. Ia memimpin klasemen Moto3 dengan keunggulan 104 poin atas Brian Uriarte, sehingga menjadi favorit kuat untuk merebut gelar juara dunia sebelum promosi ke Moto2 pada 2027.

Dalam wawancara di kanal YouTube PecinoGP, Quiles mengaku sangat berutang budi kepada Marc dan Alex Marquez yang terus membimbingnya, baik di dalam maupun di luar lintasan.

"Sungguh sebuah kehormatan bisa bersama Marc dan Alex. Mereka memiliki pengalaman yang sangat besar dan banyak membantu saya. Marc juga membantu saya dari sisi finansial, proses belajar, dan banyak hal lainnya. Yang paling saya hargai adalah semua ilmu serta pengalaman yang mereka bagikan," ujar Quiles.

Meski hubungan mereka kini semakin dekat, Quiles mengungkapkan bahwa Marc tetap bersikap tegas ketika melihat ada hal yang perlu diperbaiki.

"Di awal memang sering. Saat saya masih lebih muda, mereka sering memarahi saya agar tetap fokus dan tidak kehilangan arah. Sekarang mereka tahu saya sudah lebih dewasa," katanya.

"Meski begitu, sesekali saya masih tetap dimarahi. Namun sekarang mereka sudah tahu cara mengendalikan saya," lanjutnya.

Marc Marquez sebelumnya bahkan pernah menyatakan akan "menunggu" Quiles tiba di MotoGP. Dengan kontraknya bersama Ducati yang berlaku hingga akhir musim 2028, peluang keduanya berada di kelas utama secara bersamaan masih terbuka lebar apabila Quiles mampu beradaptasi cepat di Moto2 musim depan.

Melihat performanya saat ini, banyak pihak meyakini Quiles memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu bintang MotoGP pada masa mendatang. Jika mampu mempertahankan konsistensinya, langkah menuju kelas premier tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.

Artikel Tag: marc marquez, moto3, motogp 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/maximo-quiles-akui-masih-sering-dimarahi-marc-marquez-saat-latihan
111
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini