Marc Marquez Enggan Tampil Agresif, Fokus Selamatkan Poin di Mandalika

Marc Marquez
Berita MotoGP - Marc Marquez memilih untuk mengubah pendekatannya menghadapi MotoGP Indonesia 2026. Berbeda dari tahun lalu yang terlalu ambisius demi gelar juara hingga akhirnya justru terjatuh, kini Marquez memilih fokus menyelamatkan poin saja.
Marc Marquez tiba di MotoGP Indonesia 2026 dengan situasi yang jauh berbeda dibandingkan musim lalu. Jika pada 2025 ia datang dengan keunggulan 201 poin di klasemen setelah memastikan gelar juara dunia, kali ini ia berada di posisi kedua dengan selisih hanya dua poin dari Jorge Martin.
Kunjungan Marquez ke Mandalika pada tahun lalu juga berakhir pahit. Dalam balapan, Marco Bezzecchi melakukan kesalahan saat berusaha mengejar ketertinggalan setelah start dari pole position. Pembalap Aprilia itu menabrak Marquez pada lap pertama hingga menyebabkan cedera bahu kanan yang memerlukan operasi dan mengakhiri musimnya lebih cepat.
Setahun kemudian, Marquez mengaku memiliki pola pikir berbeda. Ia tidak ingin terlalu memikirkan hasil akhir, tetapi memilih berkonsentrasi pada hal-hal yang bisa dikendalikan bersama tim Ducati.
"Saya jelas datang ke sini dengan sikap yang berbeda. Saya harus fokus pada kondisi saat ini, bekerja sebaik mungkin bersama tim, dan memberikan segalanya," ujar Marquez sebagaimana dikutip dari Gazzetta dello Sport.
"Tahun lalu, saya merasa semakin baik sepanjang akhir pekan. Kita lihat bagaimana hasilnya kali ini. Sekarang, kondisi saya lebih baik dan motor juga sudah mengalami banyak peningkatan."
Meski demikian, sesi latihan Jumat belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan Marquez. Ia finis kedua pada sesi latihan bebas pertama, tetapi turun ke posisi kelima dalam sesi latihan yang menentukan kelolosan langsung ke Q2. Raul Fernandez menjadi yang tercepat dengan rekor putaran baru, sementara Pedro Acosta juga menunjukkan kecepatan yang lebih baik dalam satu putaran.
Situasi tersebut membuat Marquez berpotensi kesulitan menyaingi para pembalap terdepan, terutama Aprilia yang tampil kuat di Mandalika.
Mantan pembalap MotoGP Neil Hodgson menilai perubahan pendekatan Marquez terlihat dari kesediaannya menerima hasil yang realistis demi menjaga peluang juara dunia.
"Dulu, insting agresifnya bisa mengambil alih saat memasuki Tikungan 1. Dia akan memaksakan motor hingga akhirnya terjatuh. Sekarang, dia lebih kalkulatif. Dia tahu batas kemampuannya, apakah motornya cukup kompetitif untuk menang atau dia harus menerima poin maksimal yang bisa didapat," kata Hodgson.
Pendekatan tersebut menjadi penting bagi Marquez dalam persaingan gelar MotoGP 2026. Dengan tujuh seri tersisa, menjaga konsistensi dan menghindari kesalahan bisa sama pentingnya dengan meraih kemenangan.
Artikel Tag: marc marquez, motogp indonesia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/marc-marquez-enggan-tampil-agresif-fokus-selamatkan-poin-di-mandalika
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini