Marc Marquez Bukan Rider Gaji Tertinggi, Masih Kalah dari Quartararo

Marc Marquez dan Fabio Quartararo
Berita MotoGP: Marc Marquez dikabarkan segera memperpanjang kontrak bersama Ducati. Meski mendapat kenaikan gaji signifikan, ia tetap bukan pembalap dengan bayaran tertinggi di MotoGP.
Masa depan Marc Marquez bersama Ducati Lenovo Team semakin jelas setelah muncul laporan bahwa sang juara dunia akan segera menandatangani kontrak baru. Namun menariknya, meski mendapat kenaikan gaji besar, Marquez tetap bukan pembalap dengan bayaran tertinggi di MotoGP.
Pebalap asal Spanyol itu disebut akan memperpanjang kontraknya dengan skema fleksibel, yakni satu tahun ditambah opsi perpanjangan satu tahun berikutnya. Opsi ini dinilai menguntungkan kedua belah pihak, terutama menjelang perubahan regulasi besar di MotoGP pada 2027.
Ducati kabarnya tetap memberikan penghargaan atas performa impresif Marquez, terutama setelah dominasinya pada musim 2025. Gaji tetapnya diperkirakan melonjak drastis hingga sekitar 13 juta poundsterling per musim, jauh meningkat dibandingkan sebelumnya.
Meski demikian, angka tersebut masih belum mampu melampaui pendapatan Fabio Quartararo. Pebalap asal Prancis itu disebut akan tetap menjadi pembalap dengan bayaran tertinggi di grid MotoGP, terutama setelah kepindahannya ke Honda Racing Corporation pada 2027.
FAbio Quartararo sebelumnya dikabarkan menerima gaji sekitar 10 juta poundsterling per tahun saat masih membela Yamaha. Dengan kontrak barunya di Honda, nominal tersebut diyakini meningkat signifikan sebagai bagian dari strategi besar pabrikan Jepang untuk kembali bersaing di papan atas.
Menariknya, situasi ini bukan semata soal performa di lintasan. Ducati dikenal tidak memiliki kekuatan finansial sebesar Honda dalam hal gaji pembalap. Oleh karena itu, keputusan Marquez untuk bergabung dengan Ducati sejak awal lebih didorong oleh ambisi meraih kemenangan dibandingkan faktor finansial.
Langkah tersebut terbukti tepat. Setelah meninggalkan Honda yang mengalami penurunan performa, Marquez langsung kembali kompetitif bersama Ducati. Ia bahkan kembali meraih gelar juara dunia dan menunjukkan bahwa pilihannya berfokus pada motor terbaik memberikan hasil maksimal.
Di sisi lain, Honda tampak berani mengambil risiko dengan menawarkan kontrak besar kepada Quartararo demi mempercepat proses kebangkitan mereka. Dengan sumber daya besar yang dimiliki, pabrikan tersebut berharap bisa kembali menjadi kekuatan utama di MotoGP dalam era baru regulasi.
Dengan kondisi ini, persaingan di MotoGP tidak hanya terjadi di lintasan, tetapi juga dalam strategi kontrak dan investasi jangka panjang. Marquez mungkin bukan yang tertinggi dalam hal gaji, tetapi dari sisi prestasi dan pengaruh, namanya tetap berada di level elite.
Artikel Tag: marc marquez, honda, ducati, fabio quartararo, motogp 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/marc-marquez-bukan-rider-gaji-tertinggi-masih-kalah-dari-quartararo

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini