Jorge Lorenzo Nilai MotoGP Butuh Rivalitas untuk Bisa Seru Lagi

Jorge Lorenzo Nilai MotoGP Butuh Rivalitas untuk Bisa Seru Lagi
Berita MotoGP: Jorge Lorenzo terlibat dalam beberapa persaingan sengit selama karier MotoGP-nya yang sukses.
Terdapat 'ketegangan total' antara Lorenzo dan Valentino Rossi ketika mereka menjadi rekan satu tim di Yamaha. Pada masa kerja sama pertama mereka, tim bahkan terpaksa memasang tembok di garasi. Di awal kariernya, hubungan Lorenzo dengan sesama pemain Spanyol, Dani Pedrosa, sangat 'tidak tertahankan'.
Persaingan telah berlangsung sengit sejak mereka masih remaja, dan mencapai puncaknya pada tahun 2008, ketika Pedrosa menolak untuk berjabat tangan dengannya di Jerez.
Jorge Lorenzo berkata: “Sekarang para pebalap semuanya berteman, semuanya saling menyukai, semuanya berkata ‘betapa hebatnya kamu, kamu nomor satu’. Saya pikir olahraga ini membutuhkan persaingan karena jika tidak, semua orang akan berteman."
“Pedro Acosta adalah seseorang yang saya sukai karena dia tidak datang untuk mencari teman. Marc juga, jika Anda mau. Tapi yang paling ekstrem adalah Acosta.”
Marquez dan Marco Bezzecchi dulunya adalah musuh bebuyutan di dunia olahraga, tetapi sekarang hal itu telah berubah. Bezzecchi sangat menyesal setelah insiden dengan juara dunia di Indonesia. Marquez mengalami cedera dalam kecelakaan itu tetapi meminta para penggemarnya untuk tidak mengkritik pembalap Aprilia tersebut, sebuah tanda rasa saling menghormati di antara mereka.
“Ada suatu titik di mana ketegangan dengan Dani Pedrosa menjadi tak tertahankan,” katanya kepada DAZN tahun lalu, melalui Mundo Deportivo. “Kami saling melontarkan pernyataan di media, dan halaman depan dipenuhi dengan kebencian murni. Saat itu, semua orang membicarakan persaingan kami.”
Artikel Tag: Jorge Lorenzo, Marc Marquez, Pedro Acosta
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/jorge-lorenzo-nilai-motogp-butuh-rivalitas-untuk-bisa-seru-lagi


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini