Jorge Lorenzo Bongkar Keputusan Yamaha yang Jadi Bumerang

Jorge Lorenzo saat tanda tangan kontrak sebagai test rider Yamaha di MotoGP 2020
Berita MotoGP - Jorge Lorenzo menilai Yamaha melakukan kesalahan lantaran tak mempertahankannya sebagai pembalap penguji setelah ia pensiun dari MotoGP. Menurut Lorenzo, pengalaman dan kemampuan teknisnya sebenarnya bisa membantu Yamaha mengembangkan motor yang lebih kompetitif.
Nama Jorge Lorenzo tidak bisa dilepaskan dari kesuksesan Yamaha di MotoGP. Bergabung dengan tim pabrikan Yamaha pada 2008, Lorenzo berhasil merebut tiga gelar juara dunia MotoGP dan menjadi salah satu pembalap paling sukses dalam sejarah pabrikan asal Iwata tersebut.
Setelah pensiun pada akhir 2019, Lorenzo kemudian kembali ke Yamaha sebagai pembalap penguji pada 2020. Namun, kerja sama tersebut hanya berlangsung singkat. Yamaha tidak mempertahankannya setelah musim 2020, sebuah keputusan yang kini dianggap Lorenzo sebagai kesalahan.
Dalam wawancara melalui kanal Fast & Curious, Lorenzo mengaku sebenarnya ingin beristirahat setelah menjalani karier panjang yang penuh tekanan. Namun, ia merasa Yamaha seharusnya tetap memanfaatkan kemampuannya dalam pengembangan motor.
“Saya pikir itu adalah sebuah kesalahan dari pihak Yamaha karena tidak mempertahankan saya. Saya yakin saya bisa memberikan banyak pengetahuan untuk pengembangan motor,” ujar Lorenzo.
Keputusan tersebut menjadi semakin menarik jika melihat kondisi Yamaha beberapa tahun terakhir. Setelah Fabio Quartararo membawa Yamaha menjadi juara dunia pada 2021, performa tim pabrikan Jepang itu mengalami penurunan. Yamaha kemudian mengambil langkah besar dengan meninggalkan mesin empat silinder segaris dan beralih ke konfigurasi V4 mulai MotoGP 2026.
Perubahan tersebut menunjukkan betapa besar tantangan teknis yang harus dihadapi Yamaha untuk kembali bersaing di papan atas. Padahal, Lorenzo dikenal sangat detail dalam memberikan masukan mengenai karakter motor dan pernah menjadi bagian penting dari kesuksesan Yamaha.
Jorge Lorenzo sendiri mengakui bahwa pada 2020 ia tidak terlalu memikirkan masa depannya sebagai pembalap penguji karena ingin benar-benar menjauh dari dunia balap setelah bertahun-tahun berada di bawah tekanan.
“Saya sudah menjalani 18 tahun dengan tekanan yang sangat besar, banyak kecelakaan dan tuntutan tinggi, baik dari orang lain maupun dari diri saya sendiri.”
Kini, enam tahun setelah keputusan tersebut, Yamaha masih berusaha menemukan formula yang tepat untuk kembali menjadi kandidat juara. Tentu tidak ada kepastian bahwa keberadaan Lorenzo sebagai pembalap penguji akan mengubah nasib Yamaha, tetapi pengalaman seorang juara dunia tiga kali jelas menjadi aset yang sangat berharga.
Menariknya pada 2020 Valentino Rossi dan Fabio Quartararo juga sempat mempertanyakan mengapa Yamaha tidak lebih sering memanfaatkan Lorenzo untuk melakukan pengujian.
Artikel Tag: jorge lorenzo, yamaha
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/jorge-lorenzo-bongkar-keputusan-yamaha-yang-jadi-bumerang

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini