Jorge Lorenzo Akui Salah Strategi di MotoGP Jerman

Penulis: Ruddy
Senin 16 Jul 2018, 23:00 WIB
Jorge Lorenzo Akui Salah Strategi di MotoGP Jerman

Jorge Lorenzo akui salah setting di MotoGP Jerman. (Motorsport News)

Berita MotoGP: Pada gelaran MotoGP Jerman akhir pekan lalu, Jorge Lorenzo sempat memimpin jalannya balapan. Namun, secara perlahan, Lorenzo semakin tercecer dan harus puas untuk finis di posisi enam saat akhir balapan.

Pada balapan di Sirkuit Sachsenring itu, Lorenzo menjadi satu-satunya pebalap yang menggunakan ban soft pada bagian depan. Namun, pilihan ban depan bukanlah menjadi penyebab utama ia gagal finis di posisi yang lebih baik.

Yang menjadi masalah adalah pilihan ban medium di bagian belakang.

"Sangat disayangkan, sebab saya mersa cukup kompetitif di awal balapan (ketika ia masih memiliki cukup grip ban belakang, red)," ujar Lorenzo. "Sayangnya, sepanjang sesi latihan kami terlalu fokus terhadap bagaimana caraya meningkatkan grip pada ban depan."

Lorenzo mengakui bahwa grip ban depan pada Ducati memang selalu menjadi masalah. Karena ia terlalu fokus membenahi ban depan, maka ia lupa akan pentingnya pilihan ban belakang. Lorenzo merasa kompon medium sudah mampu bertahan. Namun, agresivitas akselerasi Ducati, rupanya menggerus ban belakang jauh lebih cepat.

“Kami melakukan kesalahan dalam setting motor,” kata Lorenzo. “Saya mulai kehilangan kecepatan pada pertengahan balapan, dan mulai tersalip oleh pebalap lainnya.”

Lorenzo mengatakan bahwa kesalahan tersebut dia harap tak akan terulang pada seri berikutnya.

Meski tidak meraih kesuksesan di Sachsenring, Lorenzo merasa bahwa Ducati saat ini sangat kompetitif.

“Kami melalui dua balapan yang sulit, terutama di Sachsenring,” kata Lorenzo. “Namun demikian, sepanjang akhir pekan Ducati selalu tampil kompetitif. Jadi, ketika kami balapan di sirkuit yang cocok dengan karakter kami, maka itu adalah saat di mana Ducati bisa bersenang-senang.”

Artikel Tag: motogp, Berita MotoGP, gp jerman, Sirkuit Sachsenring, repsol honda, dani pedrosa, Marc Marquez, yamaha, Valentino Rossi, Maverick Vinales, Ducati, Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso

8828