Jelang GP San Marino, Rossi Masih Kepikiran Lambannya Motor Yamaha

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 06 Sep 2020, 20:45 WIB
Jelang GP San Marino, Rossi Masih Kepikiran Lambannya Motor Yamaha

Valentino Rossi, Yamaha YZR-M1.

Berita MotoGP: Rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi berkali-kali mengkritik soal kecepatan motor YZR-M1 di trek lurus. Ia menilai faktor inilah yang kerap membuatnya gagal meraih hasil maksimal.

MotoGP kini telah memasuki seri keenam yang akan berlangsung dalam gelaran MotoGP San Marino di Sirkuit Misano. Meskipun Yamaha punya catatan apik di sini, namun Rossi masih khawatir soal kelemahan motor Yamaha yang tak kunjung beres.

Kecepatan di trek lurus masih menghantui para pebalap Yamaha penunggang YZR-M1. Rossi bahkan mengaku sangat menderita ketika mentas di Sirkuit Red Bull Ring. Sebab, kecepatan tertinggi YZR-M1 kalah jauh dari motor-motor rival lainnya.

Alhasil, hasil terbaik yang diraih oleh keempat pebalap Yamaha adalah finis di posisi kesembilan yang diraih Valentino Rossi pada MotoGP Styria tersebut. Semmentara para pebalap lainnya terlempar dari posisi 10 besar, bahkan Vinales gagal finis akibat mengalami masalah rem.

“Kami tahu bahwa di trek ini kami harus menderita karena di sini sangat penting kecepatan tertinggi. Tahun ini perbedaan kecepatan tertinggi sangat besar, sangat sulit untuk dikendalikan," ujar Rossi sebagaimana dilansir dari Autosport.

"Sudah sejak tahun lalu seperti ini, dan kami banyak mendorong untuk memperbaiki situasi. Akan tetapi, tahun ini situasinya sangat mirip. Jadi di sini (Sirkuit Red Bull Ring) Anda memiliki banyak balapan lurus dan YZR-M1 harus menderita,” pungkasnya.

Pekerjaan rumah Yamaha pun akan semakin berat jika masih ingin tetap bersaing dalam perebutan gelar juara. Namun masih ada waktu bagi skuat asal Iwata ini untuk menyelesaikan masalah ini. Sebab, balapan selanjutnya baru akan bergulir pada Minggu, 13 September mendatang.

Artikel Tag: Valentino Rossi, motogp 2020, yamaha

1294  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini