Fabio Quartararo Kecewa Motor Yamaha V4 Tak Berkembang Sesuai Harapan

Fabio Quartararo
Berita MotoGP - Fabio Quartararo mengungkapkan kekecewaannya terhadap perkembangan motor Yamaha V4. Quartararo mengaku berharap proyek baru tersebut sudah mengalami kemajuan besar setelah hampir satu tahun menjalani pengembangan.
Fabio Quartararo menilai Yamaha belum membuat kemajuan signifikan dengan proyek motor V4 mereka. Setelah hampir satu tahun sejak menjalani pengujian pertama, pembalap asal Prancis tersebut menganggap motor Yamaha saat ini masih memiliki banyak kemiripan dengan versi awal.
Yamaha mulai serius meninggalkan konfigurasi mesin inline-four dan beralih ke V4 untuk meningkatkan daya saing di MotoGP. Prototipe tersebut pertama kali diuji Quartararo di Barcelona pada September 2025.
Saat itu, harapan Yamaha terhadap proyek baru tersebut cukup tinggi. Namun Quartararo mengaku perkembangan yang terjadi sepanjang September hingga November tidak sesuai dengan ekspektasinya.
"Saya berharap motor ini jauh lebih baik daripada sekarang, terutama melihat bagaimana kami menjalani tes pertama di Barcelona," kata Quartararo dilansir dari Crash.net.
Menurutnya, hasil tes pertama sebenarnya belum sempurna. Motor V4 bahkan masih lebih lambat dibandingkan Yamaha bermesin inline-four. Namun, kondisi lintasan saat itu juga tidak ideal.
"Masalahnya, pada September, Oktober, dan November, kami tidak membuat langkah besar. Sebenarnya kami memiliki paket yang sangat, sangat mirip dengan motor pertama yang pernah kami kendarai."
Quartararo menilai perkembangan sebuah proyek baru seharusnya mengalami peningkatan besar pada tahap awal. Setelah itu, barulah tim menghadapi tantangan untuk mendapatkan peningkatan kecil.
"Ketika Anda memulai proyek baru, biasanya langkah pertama sangat besar. Setelah itu menjadi semakin sulit untuk menemukan sepersepuluh detik. Namun, kami tidak pernah benar-benar membuat langkah besar dari motor baru tersebut menjadi motor yang sudah hampir berusia satu tahun."
Situasi tersebut turut memengaruhi keputusan Quartararo mengenai masa depannya. Pada tes Valencia November 2025, ia memutuskan tidak melanjutkan karier bersama Yamaha setelah membela pabrikan Jepang tersebut sejak awal karier MotoGP.
"Saat tes Valencia tahun lalu, saya merasa membutuhkan sesuatu yang baru dan saat itu kami memutuskan untuk meninggalkan Yamaha. Saya belum tahu akan bergabung dengan tim mana, tetapi saya tahu ingin pindah tim. Saya rasa itu adalah momen yang tepat," ujarnya.
Quartararo kini berada di posisi ke-14 klasemen MotoGP 2026 dengan 59 poin. Catatan tersebut jauh lebih buruk dibandingkan periode yang sama musim sebelumnya ketika ia mengoleksi 102 poin dan berada di posisi kesembilan.
Keputusan Quartararo meninggalkan Yamaha pun semakin dipahami setelah proyek V4 belum menunjukkan kemajuan yang diharapkan. Mulai musim 2027, ia akan memperkuat Honda, sementara Yamaha menyiapkan Jorge Martin dan Ai Ogura sebagai duet pembalap tim pabrikan.
Bagi Yamaha, pekerjaan besar masih menanti. Mereka harus memastikan pengalaman dari pengembangan mesin V4 1.000 cc dapat menjadi modal untuk menghadirkan motor yang jauh lebih kompetitif ketika regulasi mesin 850 cc mulai diterapkan pada 2027.
Artikel Tag: yamaha, fabio quartararo, motogp 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/fabio-quartararo-kecewa-motor-yamaha-v4-tak-berkembang-sesuai-harapan

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini