Ducati Berjaya di MotoGP, Pabrikan Asal Jepang Mulai Melempem?

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 10 Nov 2022, 18:00 WIB
Ducati, Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Eks bos Suzuki Ecstar, Davide Brivio, meminta Yamaha dan Honda untuk mengubah langkah mereka agar tidak kalah dari pabrikan MotoGP asal Eropa seperti Ducati.

Tahun ini Ducati berhasil memborong tiga gelar sekaligus, yakni pebalap, tim, dan pabrikan. Dominasi mereka membuat mantan bos Suzuki Ecstar, Davide Brivio, khawatir pabrikan Jepang kalah dari pabrikan Eropa.

Brivio telah memantaunya sepanjang musim 2022 bergulir. Suzuki sebagai salah satu pabrikan yang berani menerima tantangan, memutuskan untuk mundur dari kompetisi di penghujung tahun.

Tak hanya itu, penurunan terlihat dari performa para wakil pabrikan Jepang. Tak bisa disangkal, meski Fabio Quartararo (Yamaha) finis sebagai runner-up di klasemen, ia berkali-kali mendapat tekanan dari rider Ducati, Aprilia, hingga KTM.

Yang paling kentara adalah Honda, dimana pabrikan berlogo sayap tunggal tampak menderita tanpa kehadiran Marc Marquez dalam beberapa seri. Sekalipun ada, The Baby Alien kerap mengeluhkan mesin motor RC213V.

Menuju MotoGP 2023, para pebalap pabrikan Jepang masih sering dikecewakan dengan kinerja sang kuda besi. Pada tes pascamusim di Valencia pada 8 November, Quartararo dan Marquez serentak menyatakan tak yakin bisa jadi kampiun dengan motor terbaru mereka.

Menurut Brivio, perlu ada langkah jelas dan juga strategis agar pabrikan-pabrikan Jepang kembali tampil ganas.

“Saya khawatir dalam panorama ini untuk dua perusahaan Jepang lainnya, setelah melihat bahwa petualangan Suzuki akan segera berakhir tahun ini. Karena saya pikir mereka harus mengubah langkah mereka, untuk mengikuti,” tuturnya dilansir dari laman Paddock GP.

“Dari sudut pandang teknis, olahraga ini berkembang, berubah, dan tumbuh. Mungkin orang Jepang agak lengah dengan semua ini dan jika mereka ingin terus memainkan game ini, mereka perlu meninjau beberapa hal,” ia menjelaskan.

Davide Brivio, yang kini bekerja dengan Alpine F1, lantas membandingkan MotoGP dengan ajang jet darat. Menurutnya pabrikan di MotoGP harus belajar lebih banyak dari segi teknis.

“Saya pikir MotoGP dapat belajar dari Formula 1 dari sudut pandang teknis, semuanya menjengkelkan di sana. Ada lebih banyak insinyur, ada analisis data yang berbeda, jauh lebih hati-hati,” katanya.

“Tapi secara umum saya percaya bahwa kita sudah bergerak ke arah ini, seperti di bidang aerodinamika. Beberapa tim sudah beralih ke dunia Formula 1,” ia menyimpulkan.

Artikel Tag: Ducati, Suzuki, MotoGP 2022

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/ducati-berjaya-di-motogp-pabrikan-asal-jepang-mulai-melempem
594  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini