Dua Sisi Kontras Jorge Martin, Pimpin Klasemen Tapi Paling Sering Crash

Penulis: Abdi Ardiansyah
Senin 20 Jul 2026, 19:35 WIB - 164 views
Jorge Martin

Jorge Martin

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Jorge Martin berhasil mempertahankan posisi sebagai pemuncak klasemen MotoGP 2026 menjelang jeda musim panas. Menariknya, pencapaian tersebut diraih di tengah catatan yang kurang membanggakan karena ia menjadi pembalap dengan jumlah kecelakaan terbanyak sepanjang musim.

Pembalap Aprilia itu mengoleksi poin secara konsisten dalam sebagian besar balapan. Dari total 22 balapan yang telah berlangsung, termasuk Sprint dan Grand Prix utama, Jorge Martin berhasil finis di zona poin sebanyak 18 kali serta naik podium dalam delapan kesempatan.

Konsistensi tersebut menjadi modal utama Martin memimpin klasemen sementara. Pada balapan Sprint, ia mengumpulkan 64 poin dari 11 seri, hanya kalah dari Marc Marquez. Sementara itu, pembalap rookie Ai Ogura menjadi satu-satunya rider yang lebih sering finis di sembilan besar.

Meski demikian, Martin menyadari posisinya di puncak klasemen belum sepenuhnya aman. Ia mengakui Marc Marquez masih menjadi ancaman terbesar dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.

"Hanya tinggal menunggu waktu sebelum Marc kembali mengambil alih posisi terdepan," kata Martin usai MotoGP Jerman di Sachsenring.

Di balik performa konsistennya, Martin justru memimpin daftar kecelakaan musim ini. Hingga memasuki jeda musim panas, ia telah mengalami 16 kali crash, lebih banyak dibandingkan pembalap lain di MotoGP 2026.

Beruntung bagi Martin, sebagian besar insiden tersebut tidak berujung cedera serius. Kondisi itu berbeda dengan Marc Marquez maupun Marco Bezzecchi yang sempat kehilangan banyak poin akibat absen karena cedera. Joan Mir juga mencatat angka kecelakaan yang tinggi dengan total 15 kali terjatuh sepanjang musim.

Salah satu insiden terbesar Jorge Martin terjadi pada MotoGP Hungaria ketika ia terlalu agresif memasuki tikungan pertama. Kecelakaan tersebut turut melibatkan Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez yang sama sama membela Aprilia.

Insiden itu menjadi kerugian besar bagi Aprilia karena tiga pembalapnya gagal menyelesaikan balapan. Selain kehilangan poin, tim juga kehilangan data penting yang dibutuhkan untuk pengembangan motor RS GP.

Meski begitu, Aprilia tetap memasuki jeda musim panas sebagai pemuncak klasemen konstruktor MotoGP. Keunggulan mereka atas Ducati kini hanya tersisa 11 poin, sementara persaingan di klasemen pembalap juga semakin ketat. Martin masih memimpin klasemen, tetapi Marc Marquez terus mendekat dan kini hanya terpaut empat poin sehingga perebutan gelar diperkirakan akan semakin sengit pada paruh kedua musim.

Artikel Tag: aprilia, jorge martin, motogp 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/dua-sisi-kontras-jorge-martin-pimpin-klasemen-tapi-paling-sering-crash
164
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini