Davide Tardozzi Coba Terima Pembatalan GP Australia

Penulis: Viggo Tristan
Minggu 25 Okt 2026, 14:50 WIB - 155 views
Davide Tardozzi coba terima keputusan dari pembatalan GP Australia.

Davide Tardozzi pahami keputusan pembatalan GP Australia. (Gambar: Sportal.it)

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP : Petinggi Ducati Lenovo yaitu Davide Tardozzi mencoba menerima keputusan pembatalan MotoGP Australia, Minggu (25/10 waktu setempat. Menurutnya, prioritas keselamatan pembalap adalah hal yang paling utama.

Setelah menunggu cukup lama, GP Australia terpaksa dibatalkan karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Keputusan ini jelas merugikan Marc Marquez yang berpotensi memperlebar keunggulan mengingat Jorge Martin harus absen karena cedera pergelangan tangan. Meski demikian, Davide Tardozzi selaku petinggi Ducati enggan mengeluh terlalu banyak. Ia menyadari bahwa prioritas keselamatan pembalap adalah di atas segalanya.

"Menurut saya, dari segi kondisi lintasan, kami pernah balapan dalam situasi yang bahkan lebih buruk. Namun, pada akhirnya, keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Dalam kondisi terburuk sekalipun, saya rasa Race Direction telah mengambil keputusan yang paling aman. Bagaimanapun, keselamatan para pembalap harus menjadi pertimbangan utama. Jika helikopter medis tidak tersedia, berarti balapan tidak bisa dimulai. Saya tahu ini merupakan kesempatan besar untuk menambah poin, tetapi inilah balapan. Hal seperti ini bisa saja terjadi. Sekarang, kami sudah mengalihkan fokus ke seri Malaysia," ucap Tardozzi.

Sekarang, para rider akan bergegas ke Malaysia untuk menjalani balapan di Sirkuit Sepang. Ada waktu jeda sekitar kurang lebih satu pekan untuk mempersiapkan balapan di sana. Tardozzi dan segenap kru Ducati harus segera move on agar bisa tampil lebih baik di sana.

Artikel Tag: motogp, ducati, davide tardozzi

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/davide-tardozzi-coba-terima-pembatalan-gp-australia
155
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini