Davide Tardozzi Bantah Marc Marquez Dikte Pengembangan Motor Ducati

Penulis: Viggo Tristan
Selasa 13 Okt 2026, 23:32 WIB - 110 views
Davide Tardozzi tak setuju dengan isu Marc Marquez dikte pengembangan motor Ducati.

Davide Tardozzi bantah isu yang mengatakan Ducati buat motor spesial untuk Marc Marquez. (Gambar: Sport Quotidiano)

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP : Petinggi Ducati yaitu Davide Tardozzi membantah isu yang mengatakan bahwa Marc Marquez telah mendikte pengembangan motor dalam tim. Ia merasa bahwa rumor itu sama sekali tidak benar.

Semenjak kedatangan Marc Marquez ke Ducati, performa Francesco Bagnaia memang turun drastis. Tidak sedikit yang mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena Ducati terlalu mengembangkan motor sesuai kebutuhan Marquez. Davide Tardozzi mengatakan bahwa media membelokkan fakta yang sebenarnya terjadi.

"Situasinya memang murni seperti itu karena seluruh pembalap Aprilia berada di depan. Meski demikian, saya tidak percaya dan sangat menentang tuduhan pihak-pihak yang mengklaim bahwa Marc Márquez telah mengarahkan pengembangan motor hanya demi memenuhi kebutuhannya sendiri. Hal itu sama sekali tidak benar. Saya melihat sendiri apa saja kontribusi yang masuk dan apa saja yang diputuskan oleh pembalap lain, jadi sama sekali tidak benar jika Márquez meminta motor dirancang khusus sesuai spesifikasinya. Itu cuma rumor tak berdasar," ucap Tardozzi.

"Siapa pun yang terlibat dalam pengembangan motor tahu persis apa yang telah dikerjakan untuknya dan apa yang telah kami upayakan untuk pembalap lain. Kami selalu memiliki kapabilitas dan kemampuan untuk menyesuaikan pengembangan motor bagi masing-masing pembalap. Dengan kata lain, tidak bisa disimpulkan bahwa jika motor tersebut bekerja sangat baik untuk Márquez, lantas karakternya menjadi seragam untuk semua orang," pungkasnya sekali lagi.

Artikel Tag: marc marquez, motogp, davide tardozzi

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/davide-tardozzi-bantah-marc-marquez-dikte-pengembangan-motor-ducati
110
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini