Carlo Pernat Sebut Memaksakan GP Qatar Digelar Justru Rusak Citra MotoGP

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 07 Nov 2026, 15:55 WIB - 122 views
MotoGP Qatar tetap digelar di tengah situasi Timur Tengah yang sedang memanas akibat perang.

MotoGP Qatar tetap digelar di tengah situasi Timur Tengah yang sedang memanas akibat perang.

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Pengamat MotoGP, Carlo Pernat melontarkan kritik keras terhadap cara pengelola MotoGP menangani polemik GP Qatar 2026. Ia menilai keputusan dan komunikasi yang tidak jelas selama menghadapi situasi tersebut membuat MotoGP terlihat seperti kompetisi amatir.

Polemik GP Qatar 2026 menjadi salah satu isu besar menjelang balapan di Sirkuit Lusail. Setelah berbulan-bulan diwarnai spekulasi dan perdebatan, para pembalap akhirnya tiba di Qatar dan menjalani sesi latihan pertama di tengah konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Keputusan untuk tetap menggelar balapan menuai keberatan dari sejumlah pihak. Kekhawatiran muncul karena situasi keamanan di kawasan tersebut, terlebih otoritas Qatar dilaporkan telah mengeluarkan dokumen berisi panduan tindakan yang harus dilakukan jika terjadi serangan di sekitar sirkuit.

Carlo Pernat menilai polemik ini telah memberikan dampak buruk terhadap citra MotoGP. Ia juga menyoroti pertimbangan finansial yang diduga ikut memengaruhi keputusan untuk tetap menggelar balapan.

Dalam wawancara dengan MOW, Pernat memperkirakan nilai kontrak penyelenggaraan GP Qatar berada di kisaran 6 juta hingga 10 juta dolar AS. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan biaya penyelenggaraan Grand Prix reguler yang menurutnya berkisar 4 juta dolar AS.

Pernat kemudian menyindir cara MotoGP menangani persoalan tersebut. Menurutnya, keputusan untuk tetap menggelar balapan justru membuat citra kejuaraan tercoreng.

"Pada akhirnya, mereka menciptakan lubang besar dalam citra kejuaraan ini. Mereka terlihat seperti sekumpulan amatir yang bertindak tanpa arah," ujar Pernat.

Kritiknya juga diarahkan kepada Federasi Balap Motor Internasional (FIM). Ia mempertanyakan sikap federasi yang dinilainya terlalu diam di tengah polemik tersebut, termasuk ketidakhadiran presidennya saat situasi menjadi sorotan.

Pernat turut menyinggung hubungan finansial antara FIM dan Dorna, perusahaan yang sebelumnya mengelola hak komersial MotoGP. Ia memperkirakan FIM menerima pembayaran tahunan dalam jumlah jutaan dolar dari pihak tersebut.

Di sisi lain, keputusan Yamaha untuk mundur dari GP Qatar juga masih menyisakan persoalan. Pabrikan Jepang itu beralasan kebijakan internal perusahaan menjadi dasar penarikan diri, meski sebelumnya MotoGP telah mengingatkan tim mengenai kemungkinan denda jika tidak mengikuti balapan.

FIM masih memiliki kewenangan untuk menentukan sanksi terhadap Yamaha. Opsi yang dibicarakan mencakup larangan mengikuti dua seri terakhir musim ini hingga pengurangan poin di tiga kelas Grand Prix. Namun, keputusan resmi terkait hukuman tersebut masih belum dipastikan.

Artikel Tag: gp qatar, carlo pernat, motogp 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/carlo-pernat-sebut-memaksakan-gp-qatar-digelar-justru-rusak-citra-motogp
122
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini