Bos Ducati Ungkap Penyebab Bagnaia Terpuruk Bukan Marc Marquez

Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Berita MotoGP - Penurunan performa Francesco Bagnaia di Ducati ternyata tidak sepenuhnya berkaitan dengan kehadiran Marc Marquez sebagai rekan setim. Davide Tardozzi justru menyebut Alex Marquez sebagai salah satu sosok yang membuat Bagnaia terlalu banyak kehilangan fokus.
Francesco Bagnaia menjalani periode sulit bersama Ducati dalam dua musim terakhir. Setelah gagal mempertahankan gelar MotoGP 2024 dengan selisih 10 poin, performa pebalap asal Italia tersebut kembali merosot ketika Marc Marquez bergabung ke tim pabrikan Ducati pada 2025.
Marc tampil sangat dominan dan akhirnya merebut gelar juara dunia. Sebaliknya, Bagnaia kesulitan memberikan perlawanan yang diharapkan banyak pihak.
Situasi tersebut kemudian memunculkan dugaan bahwa kehadiran Marc Marquez menjadi salah satu penyebab Bagnaia kehilangan performa. Namun, bos Ducati Davide Tardozzi memiliki pandangan berbeda.
Menurut Tardozzi, perhatian Bagnaia justru terlalu banyak tertuju kepada Alex Marquez yang tampil mengejutkan bersama Gresini Ducati pada musim 2025.
"Saya rasa [Bagnaia] terlalu fokus pada performa Alex. Dia tidak bisa memahami bagaimana Alex bisa begitu cepat," kata Tardozzi dalam podcast Misterhelmet.
Alex memang menunjukkan peningkatan besar pada musim tersebut. Setelah bertahun-tahun lebih sering berada di papan tengah, adik Marc Marquez itu mampu tampil konsisten dan meraih tiga podium beruntun pada awal musim.
Tardozzi menilai perkembangan Alex sebenarnya sudah bisa diprediksi. Ia menyebut pebalap asal Spanyol tersebut membutuhkan waktu cukup lama untuk menemukan performa terbaiknya di MotoGP.
"Saya terus mengatakan bahwa Alex adalah juara dunia dua kali. Dia meraih gelar Moto3 dan Moto2. Rekornya juga berbicara sendiri," ujar Tardozzi.
"Dia seperti mesin diesel. Butuh empat atau lima tahun untuk benar-benar menemukan performanya di MotoGP. Namun ketika sudah mendapatkannya, dia bisa berada di posisi teratas."
Tardozzi bahkan menegaskan bahwa Alex bukan pebalap sembarangan dan layak mendapatkan penghormatan atas kecepatannya.
Sementara itu, Bagnaia akan meninggalkan Ducati pada akhir musim 2026. Juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 tersebut akan bergabung dengan Aprilia mulai 2027.
Tardozzi mengakui Bagnaia saat ini seperti kehilangan arah dan kepercayaan diri terhadap motornya. Namun, ia tetap meyakini kemampuan sang juara dunia.
"Saya masih menganggap Pecco sebagai pebalap yang sangat cepat. Saat ini dia sedikit kehilangan kepercayaan diri terhadap motornya," kata Tardozzi.
"Dia tetap seorang juara dan pebalap yang sangat kuat. Saya justru takut melihatnya dengan motor baru tahun depan."
Artikel Tag: marc marquez, ducati, francesco bagnaia, alex marquez, davide tardozzi
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/bos-ducati-ungkap-penyebab-bagnaia-terpuruk-bukan-marc-marquez

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini