Bos Ducati Minta Marc Marquez Fokus di Balapan, Kurangi Intensitas Latihan

Marc Marquez dan Claudio Domenicali
Berita MotoGP - CEO Ducati, Claudio Domenicali, mengakui kondisi Marc Marquez belum sepenuhnya pulih dari masalah pada lengan dan bahu kanannya. Karena itu, Ducati meminta sang juara dunia tujuh kali mengurangi intensitas saat latihan agar bisa menyimpan tenaga untuk balapan.
Marc Marquez kembali masuk dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 setelah sempat tertinggal jauh akibat masalah cedera.
Pembalap Ducati tersebut sempat berada dalam situasi sulit pada awal musim. Setelah tujuh seri, Marquez tertinggal hingga 102 poin dari pemuncak klasemen.
Namun situasi berubah drastis setelah paruh pertama musim. Kemenangan Sprint dan balapan utama di MotoGP Aragon membuat Marquez memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi hanya 19 poin setelah 13 seri.
Martin kini memimpin klasemen dengan 256 poin, disusul Marquez dengan 237 poin. Sementara itu, Marco Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan 232 poin.
Meski kembali menjadi kandidat kuat juara dunia, Ducati menyadari kondisi fisik Marquez masih menjadi perhatian.
Marquez mengalami masalah pada bahu kanannya setelah dua sekrup yang sebelumnya terpasang mengalami perubahan posisi dan menekan saraf radial. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan mengendalikan lengan kanan secara normal.
Situasi itu bahkan membuat Marquez mengaku hanya bisa mengendarai motor dengan "satu setengah tangan" sebelum akhirnya menjalani operasi untuk mengatasi masalah tersebut.
Cedera tersebut masih memberikan dampak hingga sekarang. Pada MotoGP Inggris di Silverstone, Marquez mengaku kehilangan kendali atas lengan kanannya dan hanya mampu finis ketujuh.
CEO Ducati Claudio Domenicali pun meminta Marquez mengatur tenaganya dengan lebih baik selama akhir pekan balapan.
"Marc masih memiliki masalah. Sebagian sudah pulih, tetapi ada bagian lain yang masih sangat sulit. Dia perlu bekerja secara khusus selama akhir pekan," ujar Domenicali kepada Gazzetta dello Sport.
"Dia harus mencoba mengurangi intensitas pada Jumat untuk menghemat tenaga pada Sabtu dan Minggu," lanjutnya.
Saran tersebut menjadi penting karena Marquez masih harus menghadapi beberapa seri hingga akhir musim. Ducati tidak ingin pembalap andalannya menghabiskan terlalu banyak energi dalam sesi latihan dan justru kesulitan saat balapan.
Performa Marquez di Aragon menunjukkan bahwa dirinya masih mampu tampil dominan meski belum berada dalam kondisi fisik terbaik. Ia bahkan berhasil mengalahkan para rivalnya dan kembali memangkas jarak dengan Martin.
Domenicali pun menilai peluang Ducati untuk merebut gelar dunia 2026 kembali terbuka lebar.
Dengan kondisi fisik Marc Marquez yang masih menjadi perhatian, pengelolaan tenaga akan menjadi salah satu faktor penting dalam upayanya mengejar Martin hingga seri terakhir.
Artikel Tag: marc marquez, ducati, claudio domenicali
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/bos-ducati-minta-marc-marquez-fokus-di-balapan-kurangi-intensitas-latihan























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini