Scottie Scheffler Ungkap Alasan Minta Bolanya Tak Dicari di The Open

Scottie Scheffler
Berita Golf - Scottie Scheffler mendapat keberuntungan yang tidak biasa saat berjuang mengejar pimpinan klasemen pada putaran final The Open Championship 2026 di Royal Birkdale. Juara bertahan itu memanfaatkan aturan Temporary Immovable Obstruction, atau TIO, setelah bolanya menghilang di area tribun penonton sementara.
Insiden terjadi di hole ke 17, par 5 sepanjang 571 yard. Dari tee box, Scheffler memainkan pukulan 3 wood dengan tujuan mengembalikan bola ke fairway menggunakan efek slice. Namun bola justru memantul ke kiri dan berhenti di balik gundukan pasir besar di area rough.
"Bagaimana bisa begitu? Bola itu jelas berbelok ke kanan, tetapi setelah memantul justru berakhir di sana," ujar Scheffler mengenang reaksinya usai memukul tee shot tersebut.
Masih berjarak sekitar 298 yard dari green, Scheffler mencoba menyerang langsung menggunakan driver dari atas rumput. Pukulan berisiko itu kembali melenceng jauh ke kiri hingga melewati area tribun penonton sementara yang dikenal sebagai Clarets.
Setelah berdiskusi dengan ofisial, Scheffler mendapat penjelasan bahwa bolanya diyakini telah masuk ke area TIO. Dalam aturan lokal F 23 pada Rules of Golf, pemain berhak memperoleh relief apabila bola dipastikan atau hampir pasti berada di dalam area fasilitas sementara turnamen, meski bolanya tidak ditemukan.
Situasi itu membuat Scheffler mengambil keputusan yang tidak biasa. Ia meminta semua orang menghentikan pencarian bola.
"Saya bertanya apakah menemukan bola akan memberi keuntungan. Ofisial menjelaskan memang bisa lebih dekat ke hole, tetapi posisi drop justru berpotensi lebih sulit. Karena itu saya memutuskan menghentikan pencarian dan mengambil relief sesuai titik masuk bola ke area TIO," kata Scheffler.
Ia bahkan meminta petugas keamanan pribadinya yang dipanggil Brucey serta analis lapangan John Wood untuk tidak melanjutkan pencarian.
Dari titik relief sekitar 100 yard menuju green, Scheffler memainkan wedge yang berhenti sekitar tiga meter dari hole sebelum mengonversinya menjadi birdie. Hasil tersebut sempat memangkas selisih menjadi hanya satu pukulan dari pemuncak klasemen.
Meski demikian, peluangnya mengejar gelar sirna setelah membuat bogey di hole terakhir. Scottie Scheffler akhirnya menutup turnamen dengan selisih tiga pukulan dari juara Ryan Fox.
Pegolf berusia 30 tahun itu mengakui aturan tersebut memberinya keuntungan, tetapi menegaskan dirinya hanya menjalankan ketentuan yang berlaku.
"Saya memang mendapat keuntungan di hole ke 17, tetapi sepanjang pekan saya juga mengalami beberapa pantulan yang merugikan. Saya merasa sudah bermain dengan baik, hanya saja pekan ini belum menjadi milik saya," ujar Scheffler.
Artikel Tag: pga tour, the open championship, royal birkdale, the open, ryan fox, scottie scheffler
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/scottie-scheffler-ungkap-alasan-minta-bolanya-tak-dicari-di-the-open
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini