LIV Golf Dapat Investor Baru, Jadwal Turnamen Dipangkas Jadi 10 Seri

CEO LIV Golf, Scott O'Neil, telah mencapai kesepakatan dengan investor baru untuk mendanai kompetisi
Berita Golf - LIV Golf memasuki babak baru setelah mendapatkan komitmen investasi yang diyakini mampu menjaga kelangsungan kompetisi hingga musim 2027. Kabar tersebut disampaikan CEO Scott O'Neil di tengah berbagai spekulasi mengenai masa depan liga sejak dana dari Public Investment Fund Arab Saudi dipastikan tidak lagi menjadi sumber pendanaan utama setelah musim 2026.
Dalam pernyataan resminya, O'Neil mengungkapkan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan dengan investor utama yang identitasnya belum diumumkan. Selain itu, sejumlah pihak lain juga disebut menunjukkan minat untuk menjadi investor minoritas.
Kesepakatan tersebut telah mendapat persetujuan dewan direksi dan ditargetkan mencapai tahap final pada bulan depan. Meski nilai investasinya tidak diungkapkan, sejumlah laporan media sebelumnya menyebut investasi baru tersebut bernilai sekitar 250 juta dolar AS.
Menurut O'Neil, dana tersebut akan digunakan untuk memastikan operasional kompetisi tetap berjalan hingga 2027 sekaligus memberikan kepemilikan saham mayoritas kepada sejumlah pemain utama yang selama ini menjadi wajah liga.
Bersamaan dengan masuknya investor baru, LIV Golf juga memperkenalkan konsep baru bernama LIV Golf 2.0. Format kompetisi akan mengalami penyederhanaan dengan jumlah turnamen dikurangi dari 14 menjadi 10 seri dalam satu musim.
Lima turnamen akan digelar di luar Amerika Serikat dengan status Team Majors, sementara lima seri lainnya akan berlangsung di Amerika Serikat dan ditempatkan pada jadwal yang berdekatan dengan turnamen major. Strategi tersebut dinilai sesuai dengan performa LIV Golf yang selama ini mencatat antusiasme lebih tinggi pada ajang internasional dibandingkan turnamen di Amerika.
Perubahan juga terjadi pada total hadiah. Jika sebelumnya setiap turnamen menawarkan hadiah mencapai 30 juta dolar AS, nominal tersebut diperkirakan akan turun menjadi di bawah 20 juta dolar AS, bahkan berpotensi mendekati 15 juta dolar AS sebagai bagian dari efisiensi anggaran.
Perjalanan LIV Golf mencari investor baru menjadi perhatian dunia golf sejak PIF mengumumkan penghentian pendanaan pada April lalu. Selama empat tahun terakhir, dana miliaran dolar dari Arab Saudi menjadi fondasi lahirnya liga tersebut, termasuk untuk menarik sejumlah bintang PGA Tour dengan kontrak bernilai fantastis.
Dalam beberapa bulan terakhir, kompetisi itu juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari laporan pembatalan ajang Team Championship di Michigan, dibatalkannya turnamen di New Orleans, hingga sengketa hukum dengan sejumlah mitra bisnis.
Meski demikian, masuknya investor baru memberi harapan bahwa LIV Golf masih memiliki masa depan. Kini perhatian beralih pada bagaimana format 2.0 akan dijalankan dan apakah model bisnis baru tersebut mampu menjaga daya saing liga dalam jangka panjang.
Artikel Tag: public investment fund, liv golf, scott o'neil
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/liv-golf-dapat-investor-baru-jadwal-turnamen-dipangkas-jadi-10-seri
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini