Jeeno Thitikul Enggan Terburu-buru Kejar Gelar Mayor Perdana

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 31 Jul 2026, 12:56 WIB - 116 views
Jeeno Thitikul

Jeeno Thitikul

Ligaolahraga.com -

Berita Golf - Jeeno Thitikul mengawali perjuangannya di AIG Women's Open 2026 dengan penampilan impresif. Pegolf asal Thailand itu langsung masuk dalam persaingan papan atas setelah membukukan skor rendah pada putaran pertama di Royal Lytham & St Annes, Inggris.

Hasil tersebut kembali memunculkan pertanyaan yang selama ini terus mengikuti kariernya, kapan Thitikul akan meraih gelar mayor pertamanya. Di tengah dominasi Nelly Korda yang memenangi dua mayor pertama musim ini dan Haeran Ryu yang merebut dua gelar mayor berikutnya, nama Thitikul menjadi salah satu kandidat terkuat yang belum berhasil menembus puncak.

Namun, pegolf berusia 23 tahun itu mengaku tidak ingin membebani dirinya dengan target tersebut. Baginya, usia yang masih muda membuat peluang meraih gelar mayor masih terbuka lebar pada masa mendatang.

"Saya tahu belum pernah memenangkan mayor. Tapi saya masih sangat muda dan masih memiliki banyak kesempatan. Saya percaya jika terus berkembang dan melakukan pekerjaan dengan baik, suatu saat gelar itu akan datang. Ketika waktunya tiba, rasanya pasti akan jauh lebih istimewa," ujar Thitikul.

Pada putaran pembuka, Thitikul tampil konsisten. Ia membuka ronde dengan tiga par beruntun, kemudian mengoleksi tujuh birdie di tengah permainan sebelum menutup hari dengan tiga par berturut turut.

Ia mengakui sejumlah pukulan sempat mendapat bantuan keberuntungan, termasuk ketika bola berhasil menghindari jebakan bunker khas lapangan links.

"Saya memukul bola dengan sangat baik hari ini. Beberapa pukulan terbaik bahkan beruntung bisa melewati bunker. Kadang ketika keberuntungan sedang berpihak, semuanya terasa berjalan sesuai rencana. Selain itu, permainan putting saya juga sangat bagus," katanya.

Menurut Jeeno Thitikul, kunci sukses pada turnamen mayor bukanlah memikirkan trofi sejak awal, melainkan fokus mengalahkan lapangan setiap hari.

"Saya hanya ingin mengendalikan hal yang bisa saya kendalikan. Kalau setiap hari bisa mencatat skor di bawah par, berarti saya berhasil mengalahkan lapangan. Pada turnamen mayor, itu bukan hal yang mudah dilakukan," ujarnya.

Rekor Thitikul di turnamen mayor sebenarnya sudah cukup mengesankan. Sejak finis lima besar di Evian Championship 2021, ia telah mencatatkan 11 kali finis di posisi 10 besar. Pencapaian terbaiknya datang pada Amundi Evian Championship 2025 ketika kalah dalam playoff dari Grace Kim.

Musim ini juga menjadi salah satu yang terbaik dalam kariernya. Thitikul sukses menjuarai Honda LPGA Thailand dan Mizuho Americas Open, serta beberapa kali finis di papan atas pada turnamen mayor. Modal tersebut membuatnya kembali dipandang sebagai salah satu favorit untuk merebut gelar AIG Women's Open.

Meski demikian, Jeeno Thitikul menilai turnamen mayor selalu menghadirkan tantangan berbeda dibanding ajang reguler karena menguji kemampuan teknik, kondisi fisik, sekaligus kekuatan mental setiap pemain. Dengan awal yang positif, ia kini berada di jalur yang tepat untuk kembali bersaing memperebutkan trofi mayor pertamanya.

Artikel Tag: lpga, evian championship, nelly korda, haeran ryu, jeeno thitikul

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/jeeno-thitikul-enggan-terburu-buru-kejar-gelar-mayor-perdana
116
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini