Jeeno Thitikul Capai 10 Gelar LPGA lewat Kemenangan di Portland

Jeeno Thitikul berpose dengan trofi The Standard Portland Classic. (Foto: Golf Digest)
Jeeno Thitikul bangkit dengan performa gemilang pada ronde final untuk menjuarai The Standard Portland Classic di Columbia Edgewater Country Club, Minggu (16/8).
Pegolf Thailand itu mencetak 8 under 64 dan menang dengan keunggulan satu pukulan.
Thitikul menyelesaikan turnamen dengan skor 22 under 266 untuk meraih gelar LPGA Tour ketiganya musim ini.
Ia unggul atas dua kompatriotnya, Arpichaya Yubol dan Chanettee Wannasaen, yang berbagi posisi kedua dengan skor 21 under.
Kemenangan tersebut menjadi gelar ke-10 Jeeno Thitikul sepanjang kariernya di LPGA Tour.
Pada usia 23 tahun, ia menjadi pemain kedelapan yang mencapai setidaknya 10 kemenangan LPGA sebelum berusia 24 tahun.
Ia juga menyamai Nelly Korda sebagai pemain dengan tiga kemenangan LPGA sepanjang musim 2026.
Thitikul memulai ronde terakhir dengan tertinggal dua pukulan dari Yubol dan Sophia Schubert yang memimpin setelah 54 hole.
Namun, ia langsung merespons dengan birdie di hole pertama dan kemudian mencetak lima birdie beruntun di hole 3 hingga 7.
Dalam waktu kurang dari dua jam, defisit dua pukulannya berhasil terhapus.
Thitikul menutup sembilan hole pertama dengan skor 5 under 31 meski sempat membuat bogey di hole kesembilan yang menjadi hole tersulit sepanjang turnamen.
Responsnya datang pada hole ke-10. Dari area rough di par-5, Thitikul mencapai green dengan pukulan kedua dan memasukkan putt eagle.
Hasil tersebut membawanya ke 21 under sekaligus mengubah momentum pertandingan.
"Saya pikir birdie sudah cukup untuk bangkit setelah bogey di hole kesembilan, tetapi eagle itu benar-benar mengubah momentum," kata Thitikul.
Persaingan tetap ketat hingga akhir. Jeeno Thitikul sempat kehilangan satu pukulan di hole ke-12 sebelum mencetak birdie di hole ke-14.
Sementara itu, Wannasaen terus mengejar setelah mencatat ronde bebas bogey dengan skor 63.
Wannasaen, juara Portland Classic 2023, membuat sembilan birdie sepanjang ronde terakhir untuk finis satu pukulan di belakang Thitikul.
Yubol juga menjaga peluang hingga akhir setelah menutup ronde dengan birdie di hole ke-18 dan mencatat skor 67.
Thitikul baru mengetahui persaingan semakin ketat ketika caddie-nya memberi tahu situasi klasemen sekitar green hole ke-15.
Ia kemudian membuat par penting di hole ke-16 dan birdie di hole ke-17 untuk menciptakan jarak satu pukulan.
Par melalui up-and-down di hole terakhir memastikan kemenangan Thitikul.
Ia mencatat delapan birdie dan satu eagle dengan hanya dua bogey, serta membukukan 26 putt sepanjang ronde final.
Artikel Tag: lpga tour, jeeno thitikul
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/jeeno-thitikul-capai-10-gelar-lpga-lewat-kemenangan-di-portland

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini