Dustin Johnson Pilih Absen dari LIV Golf 2.0 Demi Tuntut Hak Kontrak

Dustin Johnson
Berita Golf - Dustin Johnson bersama lebih dari sepuluh pegolf bintang menuntut pesangon senilai lebih dari 100 juta dolar AS atau sekitar Rp1,5 triliun kepada Public Investment Fund milik Arab Saudi. Langkah hukum ini diambil menyusul krisis kebangkrutan yang menghantam liga golf kontroversial tersebut jelang tenggat waktu komitmen proyek LIV 2.0.
Laporan media menyebutkan bahwa kelompok pemain yang mencakup nama-nama besar seperti Dustin Johnson, Bubba Watson, dan Thomas Detry menolak menandatangani kesepakatan restrukturisasi LIV 2.0 dalam bentuknya saat ini. Langkah ini bertepatan dengan tenggat waktu komitmen pemain untuk proyek baru liga yang didanai firma BC Partners tersebut.
Krisis finansial ini memuncak setelah PIF menghentikan pendanaan liga pascamusim 2026, yang berujung pada pengajuan kebangkrutan Bab 11 oleh pihak LIV Golf. Sebelumnya, PIF sempat menawarkan penyelesaian nilai kontrak yang sangat rendah, yakni hanya sekitar dua sen untuk setiap satu dolar dari nilai hak cipta yang dijanjikan.
Kuasa hukum Dustin Johnson, David Cornwell, menegaskan bahwa para pemain telah mengambil keputusan karier yang sangat berisiko berdasarkan janji berulang dari pihak sponsor utama.
"Kelompok kami menuntut pembayaran pesangon yang masuk akal sebagai bagian dari penutupan LIV. Keputusan untuk melepaskan tuntutan terhadap PIF dan bergabung dengan LIV 2.0 akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana PIF mengelola penutupan LIV 1.0," tegas David Cornwell.
Gelombang tuntutan dari para pegolf ini makin memanas setelah dokumen pengadilan membeberkan fakta bahwa jajaran eksekutif LIV Golf justru menerima bonus penahanan (retention bonus) fantastis mencapai 15,6 juta dolar AS sebelum pengajuan kebangkrutan. CEO Scott O'Neil tercatat menerima total pembayaran lebih dari 13,6 juta dolar AS dalam rentang setahun terakhir.
Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan nasib para vendor, kontraktor, dan pemain yang belum menerima hak pembayaran mereka. Dengan mayoritas pegolf memilih mundur dan hanya empat pemain yang secara terbuka berkomitmen untuk bertahan, masa depan peluncuran proyek LIV 2.0 kini berada di ujung tanduk.
Artikel Tag: dustin johnson, bubba watson, thomas detry, public investment fund, liv golf
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/dustin-johnson-pilih-absen-dari-liv-golf-20-demi-tuntut-hak-kontrak
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini