Trofi GP Italia 2026 Hadirkan Sentuhan Tradisi Kuno

Trofi GP Italia 2026 Hadirkan Sentuhan Tradisi Kuno - sumber: (racingnews365)
Berita F1 kembali hadir dengan sentuhan seni istimewa dalam ajang Grand Prix Italia tahun ini. Para pemenang podium akan mengangkat sesuatu yang berbeda dari trofi perak biasanya. Trofi tersebut, yang diberi nama FRAGILE, adalah hasil kreasi duo seniman Italia, vedovamazzei. Trofi ini menjadi pusat perhatian dalam edisi 2026 dari proyek multi-tahun yang setiap tahunnya melibatkan seniman Italia berbeda untuk merancang trofi balap Monza.
Proyek ini, yang kini memasuki edisi keenam, diprakarsai oleh Pirelli, sponsor utama balapan, bekerja sama dengan Pirelli HangarBicocca Museum of Contemporary Art. Inisiatif ini merupakan upaya berkelanjutan untuk menyatukan dunia Formula 1 dengan seni kontemporer Italia. Tahun ini, giliran vedovamazzei, duo yang terdiri dari Stella Scala dan Simeone Crispino, untuk mengemban tugas tersebut. Karya mereka dikenal dengan penggunaan ironi dan kemampuan untuk mengungkap kontradiksi serta kompleksitas realitas sehari-hari, seringkali melalui reinterpretasi objek-objek biasa.
FRAGILE berbentuk susunan vertikal dari berbagai benda rumah tangga, seperti cangkir dan mangkuk kecil, yang ditumpuk sedemikian rupa hingga tampak tidak stabil. Ketegangan visual antara kemegahan dan ketidakstabilan ini sepenuhnya disengaja. Proses produksinya menggabungkan keterampilan kerajinan tradisional dengan teknologi modern. Gambar awal dan sketsa dipindahkan ke kertas sebelum melalui proses pencetakan 3D menggunakan serbuk nilon untuk menghasilkan bentuk fisik. Material tersebut kemudian dicat, digalvanis, dan dipoles hingga memiliki tampilan yang mengilap.
Komisi tahun 2026 ini melanjutkan garis keturunan kolaborasi artistik yang telah melibatkan Alice Ronchi (2021), Patrick Tuttofuoco (2022), Ruth Beraha (2023), Andrea Sala (2024), dan Nico Vascellari (2025). Vedovamazzei menjelaskan bahwa ide untuk trofi ini berasal dari tradisi kuno mengoper cawan perayaan dari tangan ke tangan. Cawan ini berfungsi sebagai wadah minum besar, menciptakan suasana perayaan dan kegembiraan bersama.
"Kami ingin trofi ini menjadi simbol kemenangan yang dipegang seseorang di tangannya, namun mencerminkan semangat komunitas. Dalam konteks Formula 1, komunitas ini mencakup tim, penggemar, dan seluruh dunia yang berputar di sekitar para pembalap," ujar vedovamazzei. Komposisi trofi ini juga memunculkan dimensi sehari-hari dengan gerakan berulang, menggambarkan kemenangan yang diperoleh lap demi lap yang tidak pernah sesuai dengan status abadi yang tak berubah. Ini tidak stabil, berumur pendek, dan harus direbut kembali. Faktanya, trofi ini memang rapuh."
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/trofi-gp-italia-2026-hadirkan-sentuhan-tradisi-kuno


















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini