Soal Kematian Floyd, Hamilton Kecewa dengan Pebalap F1

Penulis: Senja Hanan
Senin 01 Jun 2020, 17:11 WIB
Soal Kematian Floyd, Hamilton Kecewa dengan Pebalap F1

Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton. (Foto: USA TODAY)

Berita F1:Kematian George Floyd yang disebut ada unsur rasisme terus melahirkan berbagai protes. Namun, Lewis Hamilton kesal terhadap para pebalap Formula 1 (F1) yang seolah bungkam soal kematian Floyd.

Dalam unggahan di media sosial Instagram, Hamilton mengatakan F1 yang didominasi pebalap kulit putih tidak responsif dengan kematian yang dilatari rasial itu. Mereka dinilai tidak bisa bersuara ketika berbagai unjuk rasa meluas di Amerika.

”Saya melihat kalian memilih bungkam, beberapa di antaranya adalah tokoh besar namun anda tetap diam di tengah ketidakadilan,” tulis pebalap yang tengah mengejar gelar juara dunia untuk kali ketujuh tersebut, dikutip kantor berita AFP.

Floyd, pria kulit yang tinggal di kawasan Hennepin, tewas karena kehabisan nafas. Dalam video dan foto yang beredar di jagat maya terlihat leher pria 48 tahun itu ditekan dengan dengkul oleh seorang polisi Minneapolis selama kurang lebih sembilan menit.

Kemarahan atas kematian Floyd berujung ke unjuk rasa sejak Selasa lalu. Terparah di New York unjuk rasa berlangsung di tengah protokol jaga jarak sosial demi mencegah penyebaran wabah korona yang terus meluas di wilayah itu. Nama-nama besar di dunia olahraga banyak yang bersuara atas kematian Floyd ini.

Legenda basket Michael Jordan, petenis veteran Serena Williams, dan sejumlah pesepakbola seperti Jadon Sancho buka suara soal kematian pria yang dikenal baik hati ini.

”Bukan pertanda dari siapa pun di industri saya yang tentu saja merupakan olahraga yang didominasi oleh orang kulit putih. Saya satu-satunya pembalap kulit hitam dan saya berdiri sendiri,” ujar pengemudi jet darat yang membela tim Mercedes tersebut.

Pada Sabtu lalu, Derek Chauvin, polisi yang menekan leher Floyd dengan dengkul sudah didakwa jaksa Minneapolis. Namun, dakwaan itu belum mampu meredam gelombang unjuk rasa yang terus saja meluas di berbagai negara bagian Amerika.

Artikel Tag: George Floyd, Lewis Hamilon, f1

402  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini