Rencana Leclerc ke Antartika Batal karena Masalah Teknis

Rencana Leclerc ke Antartika Batal karena Masalah Teknis - sumber: (racingnews365)
Berita F1 dimulai dengan awal tahun yang kurang menguntungkan bagi Charles Leclerc ketika "masalah teknis" pada sebuah kapal memaksa pembatalan perjalanan luar biasa ke Antartika. Pembalap asal Monako ini berencana menghabiskan awal tahun 2026 di Kutub Selatan, namun masalah mekanis menggagalkan rencana tersebut hanya tiga hari sebelum keberangkatan.
Dalam sebuah postingan media sosial yang menarik hampir empat juta suka, termasuk dari Lewis Hamilton dan Pierre Gasly, Leclerc mengakui baik kemunduran pribadi maupun perjuangannya secara profesional. "Tahun yang sangat baik di luar trek. Tahun yang sangat sulit di atas trek," tulis Leclerc, menangkap dikotomi musim yang membuatnya bertunangan dengan pasangan lama, Alexandra Saint Mleux, sementara harus melewati musim kedua tanpa kemenangan dalam tiga tahun terakhir bersama Ferrari.
Kedatangan juara dunia tujuh kali, Lewis Hamilton, di Maranello seharusnya menjadi era baru kesuksesan bagi Scuderia. Namun, tahun 2025 justru menjadi tahun di bawah harapan bagi tim dengan ambisi tinggi tersebut. Meski demikian, dan terlepas dari silsilah dan pengalaman pembalap Inggris tersebut, Leclerc tampil lebih kuat di SF-25.
Pembalap berusia 28 tahun ini unggul dengan 86 poin lebih banyak dari rekan setimnya yang terkenal, menunjukkan kesulitan yang dihadapi Hamilton dalam menyesuaikan diri dengan mesin Ferrari. Tujuh podium Leclerc menjadi sebagian besar kesuksesan Ferrari, dengan satu-satunya pole position diraihnya di Grand Prix Hungaria.
Kekurangan SF-25 terlihat sepanjang musim yang baru saja berlalu, dengan Ferrari tidak mampu bersaing untuk kemenangan balapan meskipun menunjukkan kecepatan di beberapa kesempatan. Jendela performa yang sempit dari mobil tersebut kadang-kadang memungkinkan penampilan kualifikasi yang kuat, namun jarang diterjemahkan menjadi kecepatan balapan yang berkelanjutan.
Kemampuan Leclerc untuk meraih hasil kompetitif dari mobil yang tidak kompetitif menunjukkan perkembangan berkelanjutan sebagai pembalap, namun juga menyoroti skala kekurangan teknis Ferrari. Pembatalan ekspedisi ke Antartika bisa diartikan sebagai pertanda buruk, dan menjadi metafora tidak menyenangkan bagi nasib Ferrari belakangan ini. Namun, janji Leclerc untuk "memberikan segalanya demi 2026" menunjukkan bahwa ia tidak akan membiarkan kemunduran terbaru ini menghentikannya.
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/rencana-leclerc-ke-antartika-batal-karena-masalah-teknis



Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini