Red Bull Racing Pastikan Tetap Bertahan di Formula 1

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 04 Okt 2020, 09:35 WIB
Max Verstappen, Red Bull Racing.

Max Verstappen, Red Bull Racing.

Berita F1: Red Bull Racing mengonfirmasi bahwa timnya akan tetap melanjutkan kiprah mereka di ajang Formula 1 kendati mulai musim depan mereka akan kehilangan pemasok mesin mereka, Honda, yang memilih berhenti dari F1.

Honda baru saja membuat pengumuman mengejutkan setelah memutuskan untuk tak melanjutkan proyek mereka di F1 setelah musim 2021.

Transformasi teknologi mobil dari tenaga fosil/karbon ke tenaga listrik menjadi salah satu alasan kuat Honda menarik sumber daya mereka dari ajang balap F1.

"Honda perlu menyalurkan sumber daya dalam penelitian dan pengembangan ke bidang unit daya dan teknologi energi masa depan," tulis pernyataan Honda, dilansir dari Motorsport.

Meskipun sudah ada indikasi sejak lama, keputusan pabrikan asal Jepang ini untuk mundur dari F1 cukup mengecewakan sebab pabrikan asal Jepang itu mulai menemukan performa terbaiknya bersama tim Rede Bull Racing dan juga AlphaTauri (Toro Rosso). Kolaborasi tersebut bahkan telah mencetak lima kemenangan sejak musim 2019.

Musim ini kolaborasi mereka bahkan sudah meraih dua kemenangan melalui Max Verstappen (Red Bull) pada 70th Anniversary GP dan Pierre Gasly (AlphaTauri) pada GP Italia. Saat Honda menyatakan akan keluar, Red Bull Racing dan AlphaTauri menegaskan bahwa mereka akan tetap berkompetisi di ajang F1 pada masa mendatang.

Kedua tim tersebut telah meneken Perjanjian Concorde bersama delapan tim lain sebagai kontrak partisipasi pada 2021 hingga 2025. Alhasil Red Bull kini harus menentukan pemasok mesin bagi tim mereka untuk musim 2022 mendatang. Saat ini ada tiga pemasok mesin lain di F1 yaitu Mercedes, Ferrari, dan Renault.

Red Bull sendiri pernah memiliki kerjasam panjang bersama tim Renault, kolaborasi tersebut bahkan mampu mengantarkan sebastian Vettel meraih empat gelar juara dunia di F1 2010-2013

Sementara AlphaTauri pernah menjadi tim konsumer bagi Ferrari. Namun, performa buruk dari mesin tim pabrikan Maranello di musim ini tentu akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi mereka.

Sedangkan Mercedes telah menjalin kerja sama dengan tiga tim lain yaitu Williams, Racing Point (musim depan berubah nama menjadi Aston Martin), dan McLaren mulai 2021.

Petinggi Tim Red Bull Racing, Helmut Marko, menjelaskan bahwa pihaknya bakal mengambil waktu lebih lama untuk menentukan pemasok mesin mereka berikutnya. Terlebih musim 2022 akan memulai era baru dengan regulasi anyar mengenai desain mobil hingga batas maksimal dari bujet setiap tim dalam pengembangan.

"Kami akan bekerja dengan tim kami untuk mengevaluasi solusi power unit paling kompetitif untuk tahun 2022 dan seterusnya. Kami tetap berkomitmen pada olahraga ini, dengan kedua tim merupakan penandatangan Perjanjian Concorde terbaru F1," tandasnya.

Artikel Tag: Red Bull, Honda

798  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini