Pernyataan Verstappen Ancam Karier F1-nya di Masa Depan

Pernyataan Verstappen Ancam Karier F1-nya di Masa Depan - sumber: (racingnews365)
Berita F1 kembali menggemparkan dengan pernyataan khas Max Verstappen, yang diucapkannya dengan keseriusan yang tak dapat diragukan. Kini, pertanyaan muncul apakah Verstappen akan menepati ucapannya tentang Gianpiero Lambiase, sosok yang telah menjadi kepercayaannya selama empat kali meraih gelar juara dunia F1, 71 kemenangan grand prix, dan 48 posisi pole selama satu dekade kebersamaan mereka di Red Bull.
"Saya sudah bilang padanya bahwa saya hanya ingin bekerja dengannya. Begitu dia berhenti, saya juga berhenti." Pernyataan ini disampaikan pada Ziggo Sport dalam sebuah wawancara di akhir tahun 2021, setelah pertarungan sengit Verstappen dengan Lewis Hamilton yang akhirnya menjadikannya juara dunia Formula 1 untuk pertama kalinya.
Hampir empat setengah tahun kemudian, Verstappen kini menghadapi ujian besar dari ucapannya tersebut ketika Lambiase akan meninggalkan Red Bull di akhir tahun 2028 untuk bergabung dengan rival F1, McLaren. Pembalap asal Belanda yang kini berusia 28 tahun itu sudah lama tak puas dengan regulasi F1 saat ini. Dia menjadi kritikus paling vokal sepanjang musim, menegaskan bahwa jika tidak ada perubahan, dia bisa dengan mudah beralih ke area balap lain yang lebih menyenangkan baginya.
Kini, kepergian Lambiase menambah frustrasi yang mungkin menggelayuti benak Verstappen. Keduanya telah menjadi bagian dari dunia F1 seiring berjalannya waktu, hingga mantan prinsipal tim Christian Horner pernah menggambarkan mereka sebagai "pasangan yang sudah lama menikah", menggambarkan kekuatan ikatan mereka.
"Kerja sama kami sungguh luar biasa," tambah Verstappen dalam wawancaranya dengan Ziggo Sports. "Tentu saja, kami bisa sangat tegas satu sama lain pada titik tertentu, namun saya juga menginginkannya. Dia harus bisa mengatakan jika saya bertindak seperti orang bodoh dan sebaliknya. Saya selalu mengatakan itu padanya. Dalam beberapa tahun terakhir, saya sering mencoba menjadi lebih seperti insinyur dan dia pembalapnya!"
Jelas, Verstappen tidak ingin ada orang lain selain Lambiase yang memberitahunya apa yang harus dilakukan saat berada di mobil selama akhir pekan balapan, serta di belakang layar dalam banyak pengarahan teknis. Lambiase adalah sosok yang kata-katanya tidak hanya dipercayai oleh Verstappen, tetapi juga dengan siapa dia bisa berdebat melalui radio pada saat-saat tertentu, seperti yang kita dengar dalam kesempatan langka ketika mereka tidak sepakat.
Hal ini terjadi selama GP Belgia 2023 ketika itu berubah menjadi perselisihan yang nyata, yang kemudian dianggap remeh oleh Verstappen saat dia menegaskan bagaimana mereka bekerja sama. "Kami berdua bisa sangat vokal atau emosional, tetapi kami selalu menyelesaikannya setelahnya, jadi semuanya baik-baik saja," katanya. Dia juga menyatakan bahwa dia "selalu menentang pergantian insinyur balapan", karena "mereka sangat krusial dalam kinerja Anda, jadi semakin lama Anda bisa bersama, semakin baik."
Selama 20 bulan ke depan, mereka akan tetap bersama, tetapi apa yang akan terjadi setelah itu? Akankah Verstappen menepati ucapannya mengenai Lambiase?
Artikel Tag: red bull, max verstappen, gianpiero lambiase
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/pernyataan-verstappen-ancam-karier-f1-nya-di-masa-depan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini