Max Verstappen Diyakini Tak Akan Ulangi Kesalahan Alonso

Fernando Alonso dan Max Verstappen
Berita F1: Max Verstappen mendapat dukungan penuh untuk tidak mengulangi kesalahan karier yang pernah dialami Fernando Alonso, khususnya dalam menentukan langkah berikutnya di Formula 1. Pebalap asal Belanda itu kini berada di persimpangan penting setelah dominasinya sebagai juara dunia berakhir dengan selisih yang sangat tipis.
Musim lalu menjadi penutup era empat gelar juara dunia beruntun Verstappen. Untuk pertama kalinya sejak 2021, ia memulai musim baru tanpa mahkota juara. Meski demikian, performanya tetap menunjukkan kualitas luar biasa. Setelah jeda musim panas, Verstappen tampil impresif dengan naik podium di 10 balapan beruntun dan memenangi enam di antaranya. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk merebut gelar kelima secara beruntun, karena ia harus kalah dua poin dari rival utamanya.
Situasi ini menjadi semakin menarik menjelang musim 2026, ketika Formula 1 akan memasuki era regulasi teknis baru. Red Bull mengambil keputusan besar dengan mengembangkan unit daya sendiri, sebuah langkah berisiko yang membuat masa depan daya saing tim belum sepenuhnya terjamin. Pertanyaannya kini adalah apakah Verstappen harus kembali bersabar, atau mulai mempertimbangkan opsi lain jika Red Bull gagal menyediakan mobil kompetitif.
Mantan bos Haas, Guenther Steiner, menilai Verstappen tidak akan terjebak dalam pilihan karier yang keliru. Ia menyebut Verstappen memiliki lingkungan yang sangat kuat, mulai dari ayahnya, Jos Verstappen, hingga manajernya, Raymond Vermeulen. Menurut Steiner, kombinasi tersebut akan memastikan Verstappen selalu berada di tim yang mampu memberinya peluang juara.
“Saya yakin Max akan berada di mobil yang tepat dan terus meraih kesuksesan,” ujar Steiner dalam podcast Red Flags. Ia menilai Verstappen bukan hanya pebalap cerdas, tetapi juga dikelilingi orang orang yang memahami betul dinamika politik dan teknis Formula 1. “Tim mana pun yang memiliki mobil terbaik pasti ingin Max, dan mereka akan berusaha mewujudkannya,” lanjutnya.
Steiner juga menyinggung perbedaan Verstappen dengan Fernando Alonso. Pebalap Spanyol itu kerap dinilai memiliki bakat luar biasa, tetapi sering mengambil keputusan yang membuatnya berada di tim yang kurang kompetitif saat berburu gelar ketiga. Steiner percaya Verstappen tidak akan mengulangi pola tersebut.
Max Verstappen diketahui memiliki klausul performa dalam kontraknya bersama Red Bull yang berlaku hingga 2028. Klausul ini memungkinkan dirinya hengkang jika syarat tertentu tidak terpenuhi. Ketertarikan Mercedes pada Verstappen di masa lalu menjadi bukti bahwa ia selalu berada dalam radar tim besar.
Dengan pengalaman, dukungan manajemen yang solid, serta posisi tawar yang sangat kuat, Verstappen diyakini mampu memastikan dirinya tetap berada di mobil terbaik, atau setidaknya salah satu yang paling kompetitif, dalam beberapa tahun ke depan.
Artikel Tag: Max Verstappen, Fernando Alonso, Red Bull, aston martin, F1 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/max-verstappen-diyakini-tak-akan-ulangi-kesalahan-alonso


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini